1.000 Desa di Jatim Jadi Sasaran Program Pengabdian Mahasiswa UB
- Humas UB
Nantinya, sebelum keberangkatan akan diadakan pembekalan operasional dan pembekalan tematik kepada para mahasiswa. Pemberangkatan MMD ditargetkan pada bulan Juni 2023, di mana para mahasiswa akan berada di lokus selama enam minggu.
UB juga memastikan keamanan pelaksanaan kegiatan ini dengan mengatur mekanisme transportasi untuk pemberangkatan mahasiswa secara bertahap, serta berkoordinasi dengan Korem dan Polsek untuk keamanan setempat.
Dari sisi kesehatan, UB juga berkolaborasi dengan BPJS untuk perlindungan kesehatan selama tiga bulan.
Sujarwo berharap, kegiatan yang melibatkan mahasiswa, dosen, masyarakat, dan pemerintah daerah ini dapat menjadi kolaborasi yang potensial untuk meningkatkan eksistensi perguruan tinggi yang bermanfaat bagi masyarakat secara langsung.
“Bagi masyarakat, tentu akan ada sumbangan pemikiran dan diseminasi IPTEK dari mahasiswa untuk pembangunan desa. Bagi mahasiswa akan terbentuk team work building, peningkatan communication skill, dan kompetensi lainnya. Bagi dosen akan tercapai IKU ketiga, yakni dosen berkegiatan di luar kampus,” kata dosen Fakultas Pertanian ini.
Kegiatan ini diklaim bermanfaat untuk pengakuan internasional. Karena MMD merupakan implementasi dari tema-tema SDG’s. Harapanya, pelaporan dari mahasiswa dapat digunakan untuk input bagi pemeringkatan Times Higher Education-Impact Ranking.