Wali Kota Malang Tuntaskan Program Seragam Gratis, Bakal Dilanjut Tahun Depan
- VIVA Malang/ Uki Rama
Malang, VIVA – Salah satu program prioritas Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin terkait seragam gratis telah diselesaikan 100 persen. Sebanyak 16.500 siswa baru dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Malang mendapat seragam gratis berupa kain.
Wahyu mengatakan, seragam gratis merupakan salah satu visi misi dari pasangan Wahyu - Ali saat kampanye di Pemilihan Kepala Daerah kemarin. Janji itu pun telah dia realisasikan. Meski ada kemoloran namun hal itu masih sebatas wajar karena ada berbagai kendala.
"Iya ini sesuai dengan visi misi saya dengan mas wakil salah satu prioritas sudah tercukupi semua (seragam gratis). Memang sedikit molor menjadi Agustus memang ada kendala di masa penyediaannya tendernya agak sedikit lama tapi akhirnya bisa terpenuhi. Sudah saya sidak juga kemarin untuk melihat sejauh mana. Dan berangsur sudah terpenuhi sampai akhir Agustus kemarin," kata Wahyu.
Seragam gratis yang diberikan berupa kain. Kain merah-putih dan pramuka untuk siswa SD. Serta kain biru-putih dan pramuka untuk siswa SMP. Dia memastikan program ini akan tetap lanjut di tahun depan.
"Tahun depan kami anggarkan lagi untuk mereka yang baru masuk SD dan SMP. Tetap dalam bentuk kain akan kita tingkatkan tapi lihat ketersediaan anggaran," ujar Wahyu.
Seragam gratis merupakan wujud kepedulian Pemkot Malang di sektor pendidikan. Dia ingin tahun depan lebih ditingkatkan baik dari segi ketepatan waktu maupun item penerimaan. Namun semua masih tergantung anggaran yang disepakati bersama DPRD Kota Malang.
"Ada yang meminta sepatu. Tapi tetap seragam menjahit sendiri takutnya ada yang tidak cocok kalau dijahitkan. Soal tambahan akan kita lihat bersama DPRD Kota Malang apalagi tahun depan ada pengurangan dana transfer dari Pemerintah Pusat," ujar pria yang akrab disapa Pak Mbois itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana mengatakan bahwa program prioritas seragam gratis telah rampung sejak 31 Agustus 2025 kemarin. Saat ini bagi siswa yang baru saja menerima dan menjahit seragam baru masih diperbolehkan memakai pakaian biasa asal rapi.