Kado HUT RI, PAUD IT Insan Permata Tanamkan Nasionalisme Lewat Program Aku Cinta Indonesia
- VIVA Malang / Ist
Malang, VIVA – PAUD IT Insan Permata Malang turut menyemarakan peringatan HUT ke 80 Republik Indonesia. Mereka menggelar program Aku Cinta Indonesia. Untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada anak dalam bingkai Islam.
PAUD IT Insan Permata Malang menggelar program Aku Cinta Indonesia sejak 4 hingga 15 Agustus 2025. Puncak kegiatan ditutup dengan Parent Gathering PAUD IT Insan Permata yang melibatkan partisipasi aktif orang tua siswa pada Sabtu, 23 Agustus 2025 kemarin.
Kepala PAUD IT Insan Permata Malang, Evrilia Iryanti menuturkan program Aku Cinta Indonesia adalah program tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Agustus. Kegiatan ini sebagai momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Anak-anak diajak memiliki rasa nasionalisme melalui pengenalan simbol-simbol negara, yakni bendera Merah Putih, lagu kebangsaan, keanekaragaman suku, bahasa, tarian adat, rumah adat, dan juga kesenian serta budaya yang ada di Indonesia.
“Program Aku Cinta Indonesia, kita ingin mengenalkan rasa nasionalisme kepada anak-anak dalam bingkai Islam. Ada beberapa indikator yang kita tuju dan kita kenalkan pada anak-anak,” kata perempuan yang akrab disapa Lia.
Siswa PAUD IT Insan Permata Malang juga diajak membuat batik celup untuk mengenalkan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Selain mengenalkan tentang Indonesia, siswa PAUD IT Insan Permata Malang dikenalkan dengan budaya kearifan lokal yang ada di Malang. Tujuanya agar anak-anak lebih mengenal tempat tinggal mereka sebagai bagian dari menanamkan rasa cinta tanah air.
“Kita mengenalkan budaya Kota Malang, karena kita tinggal di Malang. Jadi mulai dari makanan khas, kemudian bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Kota Malang juga kita kenalkan. Kemudian juga budaya yang ada di sini, seperti tari topeng dan juga batik,” ujar Lia.
Anak-anak juga diajak mengeksplorasi alam untuk menanamkan rasa cinta kepada tanah air dan rasa syukur kepada Allah SWT. Siswa PAUD IT Insan Permata diajak ke sawah, tidak hanya untuk melihat pemandangan saja tetapi juga dalam rangka mengenalkan identitas Indonesia sebagai negara agraris.
“Mereka diajak ke sawah untuk mengenalkan bahwa Indonesia adalah negeri yang sangat kaya akan sumber daya alam dan keindahannya, juga sebagai negara agraris. Harapan kita, kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air dan rasa syukur kepada Allah,” tutur Lia.