Kapolres Batanghari Dicopot Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Kapolres Batanghari Dicopot Buntut Dugaan Pelecehan Seksual
Sumber :
  • Istimewa

Malang – Mabes Polri mencopot jabatan Kapolres Batanghari AKBP Mochammad Hasan dan dimutasi ke Yanma Polri. Mutasi AKBP M Hasan diduga buntut surat terbuka dari masyarakat yang melapor ke Propam terkait oknum Kapolres Batanghari, yang disebut melakukan pelecehan seks dirumah dinas.

Pemkot Batu Salurkan Bantuan Pangan Beras pada 9.129 KPM di Kota Batu

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto saat dikonfirmasi membenarkan Kapolres Batanghari dimutasi ke Pamen Yanma Polri dan digantikan oleh AKBP Bambang Purwanto yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi.

"Ya benar, Kapolres Batanghari dimutasi ke Yanma Polri," kata Kombes Pol Mulia Prianto, Senin, 26 September 2022. 

Bersama KPK RI, Mas Adi Dorong Kerjasama antar Stakeholder Berantas Korupsi

Mulia menyebutkan, mutasinya Kapolres Batanghari atas keputusan tersebut tertuang di dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST / 2046 / IX / KEP./ 2022 Tanggal 24 September 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polri.

"Mutasi personel tersebut dilakukan dalam rangka kepentingan organisasi dan penyegaran Polri," ujarnya Sementara itu, saat VIVA menanyakan terkait mutasi Kapolres ke Yanma Polri apakah terkait kasus dugaan pelecehan seksual di rumah dinas, Kabid Humas Polda Jambi berkilah.  

Diduga Minta Uang Ratusan Juta Untuk Pengurusan PTSL, Kades Oro-Orobulu Pasuruan Dilaporkan Polisi

"Mutasi dalam rangka penyegaran dan tour of duty serta tour of area," ujar Kombes Mulia "Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan surat telegram terkait mutasi  beberapa pejabat di beberapa Wilayah Indonesia, salah satunya terdapat Kapolres di Polda Jambi ikut dimutasikan," sambungnya.

Mulia berharap Kapolres Batanghari yang baru, AKBP Bambang Purwanto  amanah dan bisa membawa Polres Batanghari menjadi lebih baik lagi.

Halaman Selanjutnya
img_title