Aksi Pencurian Sepeda Angin pada Area Parkiran Masjid di Jombang, Terekam Kamera CCTV

Pelaku pencurian sepeda saat terekam kamera CCTV.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Aksi pencurian sepeda angin terekam kamera CCTV di salah satu Masjid yang ada di kawasan Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

Dalam rekaman kamera CCTV, diketahui pelaku menggunakan baju hitam dan mengenakan tas ransel, membawa kabur sepeda angin yang terparkir di area Masjid Ar Ridlo, Desa Kauman, Kecamatan Mojoagung.

Menurut keterangan takmir Masjid Sun An Hadi (45 tahun), pada hari Selasa 12 September kemarin, usai salat Dhuhur ada salah satu jamaah masjid bernama Sopi'i (60 tahun) yang mengaku kehilangan sepeda angin.

Mobil Rombongan Keluarga Pemudik dari Tuban Terbakar di Jombang

"Ada jemaah yang melaporkan kehilangan sepeda angin. Kita akhirnya lihat CCTV, dan dari rekaman CCTV terlihat ada seorang pria duduk di luar masjid dekat sepeda," katanya, Rabu, 13 September 2023.

Dari rekaman kamera CCTV, diketahui seorang pria mengenakan baju dan celana hitam, sambil membawa tas ransel tampak mencuri sepeda angin milik jamaah masjid yang melaporkan kehilangan sepeda tersebut.

Hari Ke 2 Lebaran di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular hingga 12 Kilometer

"Ketika salat dhuhur dimulai, sepeda itu diambil orang yang ada di CCTV itu, dengan ciri-ciri orangnya pendek, hitam, rambutnya botak pakai tas (ransel)," ujarnya.

Ia pun mengaku orang tersebut jarang terlihat di area sekitar masjid, maupun di dalam masjid. Namun, ia mengaku banyak sekali orang yang keluar masuk masjid baik orang yang beribadah maupun orang yang hanya sekedar berkunjung.

"Gak ya, karena di sini banyak orang yang keluar masuk. Makanya kita kesulitan untuk mengidentifikasi," tuturnya.

Ia menyebut dari rekaman kamera CCTV, usai pelaku mencuri sepeda angin, pelaku langsung membawa kabur sepeda ke arah barat atau ke arah Jombang.

"Setelah ngambil sepeda, lari ke arah barat. Keluar dari pintu selatan sebelah barat," katanya.

Saat ditanya apakah sebelumnya pernah ada peristiwa pencurian yang serupa, ia mengaku pernah ada dan pencurian itu terjadi beberapa bulan yang lalu.

"Ya pernah ada, sekitar 6 bulan yang lalu. Yang hilang sepeda angin milik anak sekolah MI," ujarnya.

Setelah mengetahui sepeda angin miliknya dicuri maling, pihaknya mengaku sempat menawarkan pada korban untuk melaporkan peristiwa yang dialami korban ke Polsek setempat. Namun, korban enggan melapor.

"Korban sempat kita tawari untuk melaporkan ke pihak kepolisian, gak tau pertimbangannya apa, yang jelas korban gak mau melapor ke polisi," tuturnya.

Atas adanya dua peristiwa pencurian itu, pihaknya menghimbau pada para jamaah untuk selalu berhati-hati, dan mengamankan kendaraannya masing-masing saat menjalankan ibadah di masjid.

"Kita imbau pada para jamaah kalau bisa sepeda motor, dikunci ganda, kalau sepeda angin kalau bisa dikunci agar lebih aman karena di sini ruang terbuka," katanya.