Hari H Lebaran Hingga Kini, Segini Jumlah Kendaraan yang Melintas Tol Jombang

Gerbang tol Bandarkedungmulyo.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Hari H hingga H+1 lebaran 2025, terdapat puluhan ribu kendaraan yang melintasi jalan tol Jombang-Mojokerto (Jomo) sepanjang 40,5 kilometer.

Kapolres Jombang, Cek Kondisi Lalin yang Mengarah ke Simpang 3 Bangjuri

Tercatat ada 85.000 kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jombang, sejak pagi hari hingga malam hari.

Head of Business and Relation Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto mengatakan bahwa jalur tol per hari Rabu 2 April 2025, terdapat penurunan jumlah kendaraan yang melintas sejak pukul 12.59 WIB.

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

"Jalur tol hari ini diprediksi lebih sedikit jumlah lalu lintasnya dari pada kemarin (hari H Lebaran) ya. Kalau kemarin lalu lintas sampai dengan malam hari itu tercatat 85.000 kendaraan," kata Zanuar.

Bila dibandingkan dengan jumlah kendaraan pad pagi hari Rabu 2 April 2025, jumlahnya lebih berkurang. "Sekarang sampai dengan hari ini, tadi sekitar 30.000 an lah," ujarnya.

Arus Balik Lebaran Di Stasiun Malang Didominasi Penumpang Turun

Ia menegaskan penurunan jumlah kendaraan ini dikarenakan masa libur lebaran cukup lama waktunya. 

"Karena masa liburannya cukup lama ya mas ya. Sehingga pengguna jalan itu bisa lebih memilih atau mengatur jadwalnya, masing-masing, sehingga persebaran lalulintas lebih panjang waktunya," tuturnya.

Ia pun menjelaskan bahwa pihaknya juga memaksimalkan gerbang tol yang ada baik di Bandarkedungmulyo, maupun di Tembelang.

"Semua gerbang kita maksimalkan, kemudian ditambah nanti petugas kami, kalau nanti terjadi antrian kita sediakan mobile raider, artinya pengguna jalan tidak perlu taiping, e-toll di gerbang, tetapi petugas kami yang akan jemput bola di lajur transaksi," katanya.

Ia menyebut untuk pintu gerbang tol Bandarkedungmulyo, saat ini dibuka 4 lajur. "Yang masuk itu 2 dan 4 yang exit itu yang di gerbang Bandarkedungmulyo, untuk yang di gerbang Tembelang, itu 3 lajur untuk exit dan 3 lajur untuk entrance," ujarnya.

"Bila normal lajur kita di gerbang Bandarkedungmulyo ini, sebetulnya 3 lajur exit dan 2 lajur untuk entrance, dan yang di Tembelang itu 2 lajur exit dan 2 lajur entrance, tapi karena menumpuk akhirnya dibuka," tuturnya.

Ia menegaskan skema penerapan gerbang tol ini dilakukan sampai dengan H+7 lebaran. "Kita sampai H+7, sampai dengan akhir periode jalur mudik maupun balik," kata Zanuar.

Ia mengatakan bahwa sesuai prediksi arus mudik maupun balik lebaran, puncak arus mudik lebaran nanti akan terjadi pada H+3 lebaran. 

"Kalau prediksi kami puncak arus mudik ini nanti terjadi pada H+3 lebaran atau hari Jumat nanti, lalu lintas masih akan tetap tinggi," ujarnya.

Saat ditanya apakah saat ini sudah memasuki masa balik atau masih masa mudik lebaran, ia menyebut bahwa saat ini sedang terjadi arus mudik lebaran.

"Kalau di tol Jomo ini sendiri, ini masih termasuk arus mudik lokal, jadi sekitar Jawa Timur saja, kalau arus baliknya, arus mudik lokal, kalau mudiknya pagi sampai siang, maka arus baliknya nanti sore jam 4 sampai malam waktu magrib," tuturnya.