2 Jam Dibuat Contra Flow, Arus Kendaraan di Exit Tol Jombang Kembali Lancar

Arus kendaraan yang ada di perlintasan KA Bandarkedungmulyo.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Terjadinya kepadatan kendaraan di ruas jalan raya Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membuat polisi kuwalahan.

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

Bahkan, untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mengular mulai Mengkreng, hingga exit tol Bandarkedungmulyo, polisi menerapkan kontra flow atau buka tutup jalan.

Selama 2 jam, berjibaku mengatur arus lalulintas kendaraan di jalan raya arteri Bandarkedungmulyo, akhirnya arus kendaraan dari Jombang hendak menuju ke Nganjuk dan Kediri mulai lancar kembali.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

"Alhamdulillah pada sore hari ini pada pukul 15.13 WIB, di exit tol Bandarkedungmulyo arus lalin sudah normal, lancar aman terkendali," kata Kasat Lantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, Selasa, 1 April 2025.

Ia menegaskan bahwa lancarnya arus lalulintas pemudik baik roda 2 maupun roda 4 ini berkat koordinasi yang baik antara anggota Satlantas Polres Jombang dengan Polres Nganjuk dan Kediri.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

"Berkat koordinasi dengan baik, dengan semua pihak terkait yaitu dari Kediri, Mengkreng, dari Nganjuk, dari PJR, dari MHI, dan tentunya dari rekan-rekan Satlantas Polres Jombang seluruhnya," ujar Rita.

Untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan raya arteri Bandarkedungmulyo, pihaknya memberlakukan contra flow dan pengalihan arus kendaraan.

"Pengalihan arus kita lakukan dari exit tol Tembelang, dan kita buka tutup, ke Mengkreng, tapi kita lihat sikon (situasi kondisi), kalau Mengkreng sudah lancar kita masukkan (ke arteri), kalau Mengkreng penuh kita lewatkan ke Jatipelem," tuturnya.

Untuk itu pihaknya menghimbau pada para pemudik agar beristirahat di rest area yang ada di tol, atau di pos pengamanan (pospam) maupun pos pelayanan (posyan).

"Himbauannya pada para pemudik jika lelah istirahat ke rest area maupun ke pospam, posyan Polri yang terdekat, jangan sampai lelah anda berakibat kecelakaan, dan saya himbau untuk mematuhi peraturan lalulintas dan jaga kondisi kesehatan," kata Rita.

Saat ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengurai arus kepadatan kendaraan di jalan raya Bandarkedungmulyo, ia mengaku petugas membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengurangi kepadatan arus lalulintas. "Rekayasa lalin kurang lebih sekitar 2 jam," ujarnya.

Perlu diketahui, kepadatan kendaraan pada arus mudik lebaran 2025, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai terjadi pada H+1 lebaran, atau tepatnya tanggal 1 April 2025.

Tampak antrian kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 memadati jalan raya Bandarkedungmulyo, pada H+1 lebaran.

Bahkan, antrian kendaraan terjadi mulai simpang 4 Mengkreng hingga exit tol Bandarkedungmulyo. Tampak sejumlah kendaraan masih bisa berjalan namun, secara merayap.

Sejumlah anggota polisi lalulintas maupun anggota TNI, dan Dishub tampak mengurai dan mengatur arus lalulintas di depan pos pengamanan (pospam) Bandarkedungmulyo.

Berdasarkan pantauan di lokasi penyebab utama kepadatan dan kemacetan itu lantaran ada 2 simpang rel KA yang berada di Bandarkedungmulyo dan Mengkreng.

Selain itu, terdapat penyempitan ruas jalan alias bottle neck di jembatan kayen, setelah exit tol Bandarkedungmulyo. Dan sebelum perlintasan KA Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo.