Pasuruan Perkuat Komitmen Akhiri Epidemi AIDS pada 2030

Plt Wali Kota Pasuruan saat buka peringatan Hari AIDS 2024
Sumber :
  • Pemkot Pasuruan

Pasuruan, VIVA – Pemerintah Kota Pasuruan terus gencar berupaya mengakhiri epidemi HIV/AIDS di wilayahnya. Komitmen ini ditegaskan oleh Plt Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, dalam acara Peringatan Hari AIDS 2024 yang digelar pada Sabtu 30 November 2024.

Simposium Wadah Sinkronisasi Program Nawa Bhakti Wali Kota Batu Terpilih

Mas Adi mengungkapkan bahwa Kota Pasuruan berkomitmen untuk mencapai target Three Zero pada tahun 2030, yakni tidak ada lagi infeksi baru HIV/AIDS, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi stigma serta diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

"Ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk mendukung target nasional Indonesia bebas AIDS pada tahun 2030," tegas Mas Adi.

Wali Kota Pasuruan Refleksi Akhir Tahun, Optimis Sambut 2025

Salah satu tantangan terbesar dalam upaya ini adalah stigma yang masih melekat di masyarakat. Stigma ini membuat banyak ODHA enggan terbuka tentang kondisi mereka, sehingga menghambat penanganan yang efektif.

Meski begitu, Pemerintah Kota Pasuruan terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan menghilangkan stigma tersebut.

Wali Kota Pasuruan Dorong Pengembangan Sepak Bola Usia Dini

"Masyarakat perlu memahami bahwa AIDS bisa menyerang siapa saja. Kita harus menerima dan tidak mendiskriminasi ODHA," imbuh Mas Adi.

Untuk mencapai target Three Zero, Pemerintah Kota Pasuruan melakukan berbagai upaya, seperti berkolaborasi lintas sektor seperti melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

Peningkatan kesadaran melalui program edukasi yang intensif, terutama menyasar generasi muda.

Plt Wali Kota Pasuruan saat buka peringatan Hari AIDS 2024

Photo :
  • Pemkot Pasuruan

Pemberian dukungan kepada ODHA. Menjamin akses terhadap pengobatan dan layanan kesehatan yang berkualitas.

Mas Adi juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. 

"Pemuda adalah agen perubahan. Mereka harus ikut menyebarkan informasi yang benar tentang HIV/AIDS dan mengajak teman-temannya untuk hidup sehat," ujarnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pemerintah Kota Pasuruan optimistis dapat mencapai target Three Zero pada tahun 2030. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana masyarakat hidup sehat dan produktif.