BSFF Sukses Digelar, Catatkan Transaksi Ratusan Juta Rupiah

Serunya BSFF ke 7 di Balai Kota Among Tani
Sumber :
  • Prokopim KWB

Batu, VIVA – Batu Street Food Festival (BSFF) 2024 yang berlangsung di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu mulai 2 hingga 4 Agustus 2024 resmi berakhir.

img_title Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Dalam BSFF ke 7 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Dinas Pariwisata Kota Batu dengan mengusung tema 'Wonderfull Batu, Kenali Kota Batu melalui Ruang Imajinasimu' tersebut mencatat perputaran uang mencapai ratusan juta. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi.

img_title DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026

"Alhamdulillah acara berjalan lancar, meski hanya tiga hari berlangsung animo pengunjung sangat tinggi. Estimasi traffic mencapai 15 ribu orang dan mencatatkan perputaran uang Rp170 juta rupiah," katanya. 

Harapannya dengan kesuksesan tersebut BSFF bisa lolos kurasi Kharisma Event Nusantara (KEN) dan bisa menjadi salah satu event unggulan di Kota Batu.

img_title Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa

"Semoga lolos dan menjadi agenda unggulan Kemenparekraf. Dalam BSFF para pengunjung dimanjakan dengan beragam menu kuliner dari sejumlah hotel dan restoran ternama dengan harga murah namun berkualitas," ujarnya.

BSFF menampilkan Kurang lebih ada 60 tenant dari kalangan hotel, restoran maupun destinasi wisata yang berpartisipasi. Pembukaan event kuliner ini juga dimeriahkan oleh sejumlah atraksi hiburan. Mulai dari peragaan busana, carnival parade, dance performance hingga live cooking dari Chef Una, kontestan Master Chef Indonesia 10.

"Pencapaian luar biasa ini berkat dukungan penuh dari berbagai pihak. Event tersebut menjadi platform keragaman kuliner yang dihasilkan dari kekayaan budaya nusantara. Sub sektor ekonomi kreatif semacam kuliner menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam aktivitas berwisata," tuturnya.

Banyak ragam menu yang disajikan akan memperkaya khazanah kuliner Kota Batu. Dengan begitu, juga akan memperlengkap referensi destinasi wisata kuliner. BSFF sebagai instrumen untuk menggerakkan potensi hasil pertanian dan pariwisata. Sehingga diharapkan keduanya bisa berjalan beriringan. 

"Apalagi Kota Batu, selain daerah wisata, juga dikenal sebagai daerah pertanian, khususnya pertanian holtikultura. Terlebih, Kota Batu memiliki banyak hasil pertanian seperti apel, kentang, stroberi. Produk pertanian tersebut akan diolah menjadi hidangan kuliner," ujarnya.

Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melalui saluran daring menyambut positif kegiatan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title