4 Orang Meninggal Dunia dan 6 Orang Dirawat di ICU RSUD Jombang Karena Kasus DBD

Pasien yang dirawat di RSUD Jombang.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tergolong mengkhawatirkan. Sejauh ini ada 4 pasien yang dinyatakan meninggal dunia usai terkena serangan virus mematikan yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti itu.

Sebuah Truk Alami Kecelakaan Usai Diteror Lemparan Batu di Jombang

Dari 4 pasien yang meninggal tersebut, 3 diantaranya berusia anak-anak, dan 1 orang berusia dewasa. Meski demikian, per hari ini Jumat, 23 Februari 2024 ada 21 orang pasien yang dirawat di RSUD Jombang.

Direktur RSUD Jombang, dr Ma'murotus Sa'diyah, menjelaskan sejak 22 Februari 2024 kemarin ada sekitar 21 pasien yang menjalani perawatan di RSUD Jombang. Mereka merupakan pasien yang terkena infeksi virus dengue (IVD). 

Geger Warga Temukan Potongan Kepala Manusia di Pinggir Sungai Tembelang Jombang

Dari 21 pasien tersebut 6 diantaranya menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Jombang usai 6 pasien tersebut dinyatakan positif DBD.

"Yang dirawat di kami (RSUD Jombang) ada 21 pasien, untuk usia anak-anak ada 17, dan dewasa ada 4 pasien," kata Ma'murotus, Jumat, 23 Februari 2024.

Polres Jombang Lakukan Penyisiran di Lokasi Penemuan Mayat Tanpa Kepala

Ia pun menegaskan bahwa pasien yang meninggal kemarin akibat DBD, kebanyakan usia anak-anak usia belasan tahun. Sedangkan dari 21 pasien yang dirawat di RSUD Jombang, semua kondisi pasien membaik, namun ada 6 pasien yang dirawat di ICU RSUD Jombang karena membutuhkan perawatan khusus. 

"Yang meninggal kemarin itu kebanyakan anak-anak, ya. Usianya belasan tahun. Yang kita rawat 21 ya, dan yang 6 positif DBD. Sejak dua hari kemarin mereka dirawat di ICU RSUD Jombang," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title