Minus Capai Puluhan Persen, Pekerja Proyek Trotoar Jalan Gus Dur Jombang Ternyata Belum Dibayar

Proyek rehabilitasi drainase dan trotoar jalan Gus Dur.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Roni mengaku, sudah membayar penuh apa yang dikerjakan sama mandor tersebut sesuai dengan pekerjaannya. Namun ia tak mengetahui apakah gaji itu sudah diberikan ke pekerja apa belum.

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

"Jadi yang kurang itu sudah bukan menjadi kewenangan PT lagi. Itu mandor ke pekerjanya. Karena kami sudah membayar penuh," tuturnya.

Dengan berdalih pekerjaan mengalami minus hingga 32 persen, pihaknya mengaku menggunakan sistem pembayaran baru pada para pekerja.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

"Karena progres pekerjannya tidak memenuhi standar. Akhirnya pekerja diganti baru menggunakan sistem harian. Jadi pekerja itu dari mandor yang lama bukan yang sekarang," kata Roni.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan proyek strategis berupa rehabilitasi drainase dan trotoar jalan Gus Dur, mengalami penumpukan minus. Dengan total minus mencapai 32 persen.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

Parahnya, pihak Dinas terkait yang menggawangi pekerjaan ini, sudah sering kali gagal dalam melakukan pembangunan proyek strategis pemerintah Kabupaten Jombang.

Salah satunya yakni proyek pembangunan jalur pedestarian KH Wahid Hasyim, yang hingga kini menyisakan sejumlah masalah. Mulai dari asesoris yang rusak, pohon mati, keramik pecah, hingga tong sampah yan sudah compang-camping.