Polisi Ungkap Sosok Pria yang Tabrakan Diri ke KA Kertajaya di Jombang
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Warga sekitar perlintasan kereta api (KA) tak berpalang pintu di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, digemparkan dengan aksi bunuh diri seorang pria yang nekat menabrakkan diri ke KA Kertajaya.
Dari hasil identifikasi aparat kepolisian di kamar mayat RSUD Jombang, diketahui pria pengendara sepeda motor Honda Vario tersebut, merupakan warga Dusun Weru, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.
Kapolsek Peterongan, AKP Dian Anang Nugroho menjelaskan, berdasarkan ciri-ciri, baju dan kendaraan milik korban dikenali oleh anaknya yang datang ke kamar mayat RSUD Jombang.
"Dipastikan dari pihak keluarganya, namun sekilas tadi, dari kendaraan, baju yang dipakai, terus ciri-ciri khususnya, dikenali oleh anaknya (anak korban), identik," ujar Anang, Rabu, 16 Agustus 2023.
Anang menyebut bahwa pria yang melakukan bunuh diri dengan menabrakkan diri ke KA Kertajaya bernama Antok Purnomo, usia 50 tahun, warga Dusun Weru, Desa Mojongapit.
"Atas nama Antok Purnomo, usia sekitar 50 tahun. Warga Dusun Weru, Desa Mojongapit," kata Anang.
Berdasarkan keterangan anak korban, diketahui bahwa Antok keluar dari rumah sejak siang sekitar pukul 13.30 WIB, sebelum kejadian bunuh diri. Dan saat keluar, korban juga tak berpamitan pada keluarganya.
"Informasinya memang dia (korban) dari jam setengah dua siang keluar dari rumah dengan memakai baju kaos biru sama celana training hitam yang dipakai waktu kejadian (bunuh diri)," tuturnya.
Anang menyebut, Antok setiap harinya merupakan pedagang warung kopi. Dan sebelum peristiwa bunuh diri ini, korban diketahui pernah menyatakan ingin bunuh diri.
"Menurut keterangan dari keluarganya, dia (Antok) pernah terjatuh. Setelah kejadian itu, dia sering ngomong bunuh diri, terus akhirnya diobatkan di rumah sakit sini di poli jiwa," ujar Anang.
Lantaran memiliki riwayat tersebut, Anang mengaku polisi juga meminta surat keterangan sakit jiwa dari pihak keluarga.
"Kita masih mintai surat berobat sakit jiwanya. Karena ada indikasi depresi. Dan peristiwa ini kita pastikan kejadian bunuh diri," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki pengendara sepeda motor Honda Vario, tiba-tiba turun dari sepeda dan meloncat pagar. Setelah itu pria tersebut mengadang laju KA Kartajaya.
Akibat peristiwa itu, korban terpental hingga 6 meter, dan korban meregang nyawa di lokasi perlintasan kereta api tak berpalang pintu yang ada di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan.