BPBD Sebut, Debit Air di Jipurapah Jombang Berkurang, Warga Terpaksa Ambil Air Sungai

Warga yang mengambil air ke sungai.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

"Itu murni dari beberapa mata air yang ada di Marmoyo, makanya nama sungainya kali Marmoyo. Tapi memang tempatnya jauh, di dalam hutan," ujarnya.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

Stevie menjelaskan, beberapa tahun yang lalu, kawasan Jipurapah pernah mengalami kekeringan, hingga warga kesulitan mendapat air bersih.

"Beberapa tahun yang lalu memang pernah. Tapi yang tahun kemarin tidak terlaporkan. Ya kalau gak salah sekitar 5 tahun yang lalu pernah ada laporan ke kita ya dan kita droping air bersih ke sana pada tahun 2018," tuturnya.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

Meski demikian, ia mengaku jika pada tahun ini, bisa jadi kawasan Jipurapah mengalami kekeringan. Karena saat ini negara Indonesia masuk dalam kategori daerah yang dilanda Lalina.

"Kita sedang menghadapi Lalina, jadi bisa mungkin saja terjadi (kekeringan) di sana. Namun saat ini kita masih belum dapat laporan dari Desa yang membutuhkan air bersih," kata Stevie.

Mobil Rombongan Keluarga Pemudik dari Tuban Terbakar di Jombang

Merujuk data BPBD, memang ada dua wilayah yang sangat rawan kekeringan. Yakni, kawasan Desa Marmoyo Kecamatan Kabuh, dan Desa Ngiribi, Kecamatan Bareng.

"Kalau yang rawan ya ada dua, yakni Desa Marmoyo, dan Desa Ngrimbi," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title