Dispendukcapil Kota Batu Buru ODGJ, Lansia, dan Disabilitas

Perekaman KTP elektronik ODGJ.
Sumber :
  • Dispendukcapil Kota Batu

Batu, VIVAOrang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Batu terus diburu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu.

Jatim Park Group Tebar 2.500 Bingkisan untuk Warga Kota Batu

Tujuannya yaitu diberi pelayanan administrasi kependudukan. Selain ODGJ, Dispendukcapil juga memburu atau mencari warga lanjut usia (Lansia), dan penyandang disabilitas untuk dilakukan jemput bola pelayanan.

Berdasarkan data Dinkes Batu, terdapat sekitar 181 ODGJ yang bertempat tinggal di Kota Batu. Tetapi jumlah tersebut tentu fluktuatif naik turun, Dispendukcapil tak tinggal diam begitu saja. 

Polres Batu Amankan 3 Pelaku Pengedar Uang Palsu Asal Blitar

Sehingga nanti bila ada program bantuan dari Pemkot Batu penyalurannya bisa tepat sasaran karena ada validitas data yang dimiliki Dispendukcapil. Kasi Identitas Penduduk Dispendukcapil Kota Batu, Toto Priantoro membenarkan hal tersebut. 

"Kita ingin memberikan kemudahan, pasalnya mereka juga mendapat hak yang sama agar bisa terlayani dengan baik.Selain ODGJ, petugas juga fokus mendatangi lansia, dan disabilitas," katanya, Rabu 5 Juni 2023. 

Dindik Pastikan Pembangunan Sirkuit BMX Tahun Ini, Anggarkan Rp1,6 Miliar

Dispendukcapil juga bekerjasama dengan pemerintah desa serta anggota keluarga untuk mempercepat pendataan. Paling utama yang dilakukan oleh petugas yaitu perekaman KTP

"Kalau untuk kendala yaitu waktunya lebih lama serta banyak keluarga yang menganggap KTP tidak terlalu penting untuk mereka. Padahal didalamnya ada nomor induk kependudukan (NIK) yang bisa digunakan untuk keperluan berobat hingga bantuan sosial untuk mereka," katanya.

Sementara itu, Kasi Rehab Sosial dan Tuna Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu, Hartono mengaku jika pihaknya pernah mendapati ODGJ yang berkeliaran dan langsung diamankan.

"Nah setelah diamankan kita bawa ke Dispendukcapil untuk dicari identitasnya. Ternyata ia tidak pernah melakukan perekaman KTP elektronik sehingga kami kebingungan karena tidak tahu identitasnya," katanya.

Dengan adanya jemput bola pihaknya sangat mendukung karena bisa memudahkan pencarian identitas bila sewaktu-waktu terjadi hal yang sama.

"Kan petugas jadi mudah nantinya, bisa juga mengantarnya langsung ke keluarga," tuturnya.