99 Persen Pengajuan Dispensasi di Pengadilan Agama Malang Karena Hamil Di Luar Nikah

Pengadilan Agama Malang Kelas I A.
Sumber :
  • Viva Malang

MalangPengadilan Agama Malang Kelas I A mendapat 199 dispensasi pernikahan sepanjang tahun 2022. Dari angka itu 99 persen pengajuan dispensasi karena hamil di luar nikah. 

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Ajak Warga Ramaikan Madyopuro Mangano

Pengadilan Agama Malang Kelas I A mencakupi wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Mulai dari wilayah Kota Malang untuk wilayah Sukun ada 25 pengajuan dispensasi pernikahan. Klojen 9 dispensasi pernikahan. Kemudian, Blimbing 17, Lowokwaru 15 dan paling banyak adalah Kedungkandang dengan 60 dispensasi pernikahan. 

Untuk di wilayah Kota Batu, Kecamatan Batu ada 20, Junrejo 14 dan Bumiaji sebanyak 27 dispensasi pernikahan. Lalu di luar Kota Malang dan Kota Batu sebanyak 6 dispensasi pernikahan. 

Pesan Wali Kota Malang Saat Salat Ied di Masjid Agung Jami

"Perkara (dispensasi nikah) yang ada di kami, 99 persen karena hamil di luar nikah," kata Panitera Muda Hukum, Mochamad Dedy Kurniawan, Kamis, 19 Januari 2023. 

Angka ini cenderung turun ketimbang tahun 2021 lalu. Dimana perkara dispensasi pernikahan yang diterima oleh Pengadilan Agama Malang Kelas I A sejumlah 262 perkara. 

Event Madyopuro Mangano Bakal Sambut Pemudik di Awal Lebaran

Untuk tahun 2022, dari 199 perkara yang masuk ke mereka. 190 perkara telah dikabulkan oleh Pengadilan Agama. Sedangkan lainnya ada yang dicabut, ditolak dan sebagainya. 

"Dilihat dari data yang ada, yang ditolak ada 3 perkara, itu karena tidak memenuhi syarat yang ada (hukum formil). Kemudian ada yang dicabut 2 perkara, itu seperti saat persidangan kemudian majelis hakim menasehati kedua mempelai untuk menikah di saat umurnya sudah memenuhi hukum, kemudian berkas perkaranya dicabut," ujar Dedy. 

Halaman Selanjutnya
img_title