KONI Kota Batu Targetkan Kesuksesan Penyelenggaraan dan Prestasi Atlet di Porprov 2025
- VIVA Malang / Galih Rakasiwi
Batu, VIVA – Jelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 mendatang, yang akan digelar di Malang Raya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu mulai mematangkan persiapan sebagai salah satu tuan rumah.
Salah satu langkah strategis dilakukan melalui rapat kerja (raker) yang berlangsung di sebuah hotel di Kota Batu, Sabtu, 7 Desember 2024
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, menjelaskan bahwa Kota Batu telah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan 15 cabang olahraga (cabor).
"Kota Batu sebagai tuan rumah telah menyiapkan 15 venue untuk 15 cabor. Ini meliputi paralayang, MTB, Pordasi HBA, barongsai, grasstrack, bridge, catur, e-sport, gateball, gulat, IBCA MMA, tarung derajat, tenis meja, tinju, dan wushu," katanya.
Selain itu, Sentot menyebutkan bahwa pihaknya juga mempersiapkan lima venue tambahan untuk cabor opsional, yaitu kick boxing, gantole, arung jeram, menembak, dan IODI.
"Kami ingin memberikan yang terbaik, tidak hanya dari sisi penyelenggaraan tetapi juga pelayanan kepada para atlet dan pelatih," ujarnya.
Sentot menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp12 miliar kepada Pemerintah Kota Batu untuk mendukung penyelenggaraan Porprov Jatim 2025.
“Kami menunggu berapa anggaran yang nantinya disetujui oleh Pemkot Batu dari pengajuan tersebut. Anggaran ini sangat penting untuk memastikan semua kebutuhan, baik infrastruktur maupun operasional, dapat terpenuhi,” katanya.
KONI Kota Batu juga optimistis dapat meningkatkan prestasi atlet di ajang Porprov 2025. Pada edisi sebelumnya, atlet Kota Batu berhasil meraih 22 medali emas, 13 perak, dan 13 perunggu.
"Kami bertekad agar prestasi atlet bisa lebih baik dari Porprov sebelumnya. Persiapan berupa pemusatan latihan untuk cabor unggulan telah dimulai sejak awal tahun 2024," tuturnya.
Selain fokus pada prestasi, KONI Kota Batu berharap pelaksanaan Porprov dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
"Kami optimis rapat kerja ini dapat menciptakan program percepatan yang membawa kesuksesan, tidak hanya dari sisi penyelenggaraan tetapi juga pemberdayaan ekonomi melalui olahraga," ujarnya.
Dengan persiapan yang matang, Sentot optimistis Kota Batu mampu menjadi tuan rumah yang sukses, baik dalam hal penyelenggaraan maupun pencapaian prestasi.
“Ini bukan hanya soal kompetisi olahraga, tetapi juga peluang untuk mengangkat citra Kota Batu sebagai destinasi sport tourism,” ujarnya.