Pertama Dalam Sejarah, Kompetisi Golf Profesional Digelar di Malang

75 th Jawa Pos Platinum Golf Tournament di Araya, Malang
Sumber :
  • Viva Malang/Uki Rama

Malang, VIVA – Kompetisi golf profesional untuk pertama kalinya dalam sejarah digelar di Malang. Kompetisi bergengsi ini digelar di Araya Golf, Malang sejak Rabu, 24 hingga Sabtu, 27 Januari 2024 mendatang. 

img_title Kafe Cessa Little Garden Pasuruan Berbagi Kasih Bersama Ratusan Anak Yatim

Title kompetisi ini, 75 th Jawa Pos Platinum Golf Tournament. Ini adalah kompetisi yang masuk agenda resmi Professional Golf Association Tournament of Indonesia. Sehingga raihan poin di kompetisi berpengaruh pada ranking masing-masing atlet golf. 

"Ini pertama kalinya dalam sejarah kompetisi golf profesional digelar di Malang. Kompetisi ini menjadi perhatian PGATI," kata Komisioner Badan Pelaksana Turnamen PGATI, Eryk Armando Talla, Kamis, 25 Januari 2024. 

img_title Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Kompetisi ini awalnya diikuti oleh 90 atlet profesional namun 2 atlet mundur karena mengikuti turnamen intenasional. Sehingga kompetisi ini diikuti 88 atlet. Kompetisi profesional seperti ini selain berpengaruh pada pemeringkatan atlet juga berpengaruh pada mental bertanding termasuk meningkatkan skill para atlet. 

"Ini sebagai jembatan bagi atlet untuk bisa bermain di tingkat Asian pro. Karena lewat kompetisi inilah mereka bisa mengasah skill dan mental bertandingnya," ujar Eryk. 

img_title Sepekan Pencarian, Jenazah Ibu Hanyut di Sungai Glidik Malang Ditemukan di Pantai Alas Purwo Banyuwangi

Eryk menyebut, Araya Golf telah memenuhi standar. Beberapa atlet bahwa mengakui tingkat kesulitan di lapangan ini cukup mengejutkan. Dari 88 atlet, 6 berasal dari Malang. Terdiri dari 3 atlet profesional dan 3 atlet amatir yang ikut laga eksibisi. 

"Banyak yang heran dikira lapangan golf di sini mudah. Ternyata rumit banyak yang kaget. Malang ini memang daerah, tapi tingkat kesulitannya bisa dicoba. Namun sejauh ini belum ada protes soal kondisi lapangan. Karena 2 bulan lalu, PGATI sudah review lapangan dan lapangan siap digunakan untuk turnamen tingkat nasional," tutur Eryk.

Salah satu peserta, Bradley Taslim mengaku senang mengikuti turnamen golf profesional di Malang. Dia mengaku bermain tanpa beban. Target realistis adalah masuk babak make-cut. 

"Saya hanya ingin bermain dengan sebaik baiknya saja. Kalau juara ya bersyukur, kalau sampai make-cut tak masalah," kata atlet peringkat 4 PGATI ini. 

Bradley juga mengaku terkejut dengan lapangan di Araya Golf. Terutama area green yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Sebelumnya, dia hanya mengetahui informasi bahwa angin di Malang kencang. 

Halaman Selanjutnya
img_title