GP Ansor Bukber Ajak GKJW Lawang Bagai Cahaya Kedamaian di Bulan Ramadan
- Istimewa
Malang, VIVA – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lawang mengundang pengurus serta pemuda-pemudi GKJW Lawang untuk buka bersama (bukber) di Mabes GP Ansor Lawang. Mereka ingin mempererat tali silahturami di bulan suci Ramadan.
Selain berbagi kebersamaan dalam bulan puasa, mereka juga mengobrol santai dengan topik utama tema acara tersebut yakni, 'Cahaya Ramadan, Cahaya Kedamaian' pada Kamis, 27 Maret 2025.
Acara dibuka dengan doa oleh Gus Sulyadi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon. Lagu Ya Lal Wathon sendiri merupakan lagu mengenai cinta tanah air yang populer di kalangan pesantren Nahdatul Ulama (NU). Maka dari itu, bagian awal lagu ini dikumandangankan dalam lirik bahasa Arab.
Dewan Penasihat GP Ansor Kecamatan Lawang, Gus Sulyadi, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama guna menciptakan kerukunan.
“Kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan agar tertanam mindset bahwa kita semua sama, sehingga Insyaallah negara kita menjadi aman,” kata Gus Sulyadi.
Perwakilan dari pengurus GKJW Lawang, Tri Joko dan Arif selaku koordinator Komisi Antar Umat Beragama mengungkapkan bahwa secara sengaja mengajak pemuda-pemudi GKJW Lawang agar mereka dapat memahami pentingnya kerukunan dalam keberagaman sebagai penerus bangsa.
Sembari menunggu jam berbuka puasa, obrolan santai menjadi pengisi waktu. Ustaz Subchan selaku ketua GP Ansor Lawang mengawali diskusi sore itu dengan menyampaikan bahwa GKJW Lawang dan GP Ansor saat ini sudah menjalin hubungan yang mesra. Ia pun berbagi pengalamannya saat berkunjung ke GKJW, di mana ia selalu merasakan kenyamanan dan suasana kekeluargaan.
"Toleransi adalah pilar utama keharmonisan bangsa. Bukan sekadar kepintaran yang menjaga persatuan, melainkan hubungan harmonis antarumat beragama. Seperti sore ini, kita bisa duduk bersama dalam suasana yang nyaman dan aman," ujar Subchan.
Subchan juga menegaskan pentingnya menjaga kedamaian di tengah masyarakat. "Tugas kita adalah memastikan NKRI tetap damai dan nyaman untuk semua, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Kecamatan Lawang," tambahnya.
Pendeta GKJW Lawang, Sevi Niasari, turut serta dalam diskusi tersebut. Ia menekankan bahwa cahaya kedamaian tidak hanya bersinar selama bulan Ramadhan, tetapi harus terus terjaga sepanjang waktu.
Sevi juga mengajak membuat program bersama untuk kebaikan bersama. "Bukan hanya bermanfaat bagi komunitas kita, tetapi juga bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Kecamatan Lawang. Semoga ini bisa menjadi cita-cita dan harapan kita bersama," ujarnya.
Kedua tokoh agama tersebut sepakat bahwa tantangan terbesar dalam menjaga toleransi antarumat beragama saat ini adalah keberadaan kelompok-kelompok radikal. Menurut mereka, perbedaan pandangan serta ketidakcocokan dalam memahami keberagaman sering kali menjadi pemicu ketegangan di masyarakat. Oleh karena itu, dialog dan kerja sama lintas agama menjadi langkah penting dalam merawat harmoni dan persatuan.
Beberapa anggota dari GKJW Lawang dan GP Ansor juga turut menyampaikan pandangan mereka. Diskusi berlangsung hingga azan Maghrib berkumandang, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Selain Buka Bersama dalam kesempatan kali ini teman-teman Basada (BANSER HUSADA) Lawang juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan melaksanakan Pijat gratis baik untuk teman-teman GKJW ataupun dari Ansor sendiri.