Pertamina dan BRI Perkuat UMKM Lewat Pembinaan Akselerasi Bisnis

Pelatihan pembinaan UMKM oleh Pertamina dan BRI di Malang
Sumber :
  • Istimewa

Program ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, di antaranya adalah pemahaman mendalam tentang pembiayaan dan pendampingan yang tersedia melalui program PUMK, akses langsung ke narasumber dan mentor yang berpengalaman, peningkatan literasi bisnis terutama dalam aspek legalitas dan pengelolaan usaha, serta kesempatan memperluas jejaring bisnis melalui kegiatan networking.

Car Free Day Disulap Jadi Pasar Takjil Selama Ramadan

Dedi Hariyanto, pemilik Bengkel Las di Malang, sebagai salah satu peserta dalam program ini, mengapreasiasi kegiatan ini. Dia berharap untuk ditingkatkan layanan khususnya untuk UMKM, tidak hanya memberi bantuan pinjaman tapi juga pembinaan serta akses ke mentor. 

"Lebih sering ada kegiatan seperti ini, edukasi menyeluruh agar seluruh UMKM mendapat manfaatnya,” ujar Dedi.

2.025 Buah Durian jadi Rebutan Warga Jombang di Kenduri Durian Wonosalam

Sementara pelaku UMKM lainnya adalah Fitri Hariani, yang bergerak di bidang jasa pembuatan neon box dan periklanan. Dia juga mengapresiasi program ini. 

"Selain memberikan edukasi yang bermanfaat, acara seperti ini membuka peluang bagi kami untuk bertemu dengan pelaku usaha lain dan berbagi pengalaman. Saya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan lebih sering agar UMKM seperti kami semakin berkembang dan memiliki daya saing yang kuat,” ujar Fitri.

Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita di Indonesia Gembira Bikin Warga Malang Heboh

Pelatihan ini juga diputar materi tentang Bright Gas (BG) melalui video interaktif. Video tersebut menjelaskan keunggulan BG yang dapat menguntungkan para UMKM dalam tiga aspek, pertama man karena teknologi baru yang mencegah kebocoran. Kedua nyaman dengan adanya layanan antar Pertamina dan akses mudah di agen terdekat. Ketiga adalah efisien karena dianggap lebih hemat energi dan menjaga regulator tetap awet. Pemutaran materi ini agar menjadi motivasi para pelaku UMKM untuk dapat beralih dari penggunaan LPG subsidi ke LPG non-subsidi.