Harga Cabai di Jombang Kian Meroket, Warga Pilih Kurangi Jumlah Pembelian
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Harga cabai rawit di pedagang pasar tradisional yang ada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kian meroket.
Dalam sepekan terakhir, harga cabai rawit terus mengalami kenaikan, harga jual dari pedagang pasar mencapai Rp90 ribu per kilogramnya.
Hari (48 tahun) salah satu pedagang Pasar Pon mengatakan, harga cabai ini terus naik. Dalam sepekan ini harga cabai tembus Rp90 ribu per kilogram.
"Mulai satu bulan yang lalu harganya Rp65 ribu per kilogram, naik menjadi Rp80 ribu kemudian naik lagi Rp85 ribu sekarang jadi Rp90 ribu per kilogram," ujar Hari, Rabu 15 November 2023.
Dikatakan Hari, harga cabai rawit saat ini terbilang cukup mahal. Sehingga, para pembeli tidak berani membeli banyak.
"Pembeli belinya dikurangi, jadi ya resikonya cabai tersisa dan menjadi busuk kalau tidak laku," kata Hari.
Menurut Hari, kenaikan harga cabai rawit ini dikarenakan faktor cuaca yang ekstrem. Sehingga banyak petani yang gagal panen.
"Infonya banyak yang gagal panen jadi ya mahal," tuturnya.
Tidak hanya cabai yang mengalami kenaikan. Bumbu dapur lainnya juga mengalami kenaikan. Seperti harga bawang putih yang sebelumnya Rp20 ribu per kilogramnya menjadi Rp24 ribu per kilogramnya.
"Sedangkan, bawang merah dari Rp28 ribu per kilogramnya menjadi Rp30 ribu per kilogramnya. Ya minggu-minggu ini naik semua," kata Hari.
Hal senada juga diungkapkan pedagang Nurhalima pedagang di Pasar Citra Niaga (PCN), harga cabai cukup tinggi mulai dari Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.
"Kalau cabai bagus Rp90 ribu per kilogram," ujar Nurhalima.
Ia menyebut harga cabai merah kerting juga mengalami kenaikan dari harga Rp50 ribu per kilogramnya menjadi Rp60 ribu per kilogramnya.
"Cabai merah biasa dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp50 per kilogramnya. Naiknya memang sangat banyak," tuturnya.