Pemkab Gratiskan Biaya Medis Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Bupati Malang, M Sanusi
Sumber :
  • Viva Malang

MalangBupati Malang M Sanusi  menanggung seluruh biaya korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Sebanyak 127 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 180 Aremania dan Aremanita masih dalam perawatan tim medis usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022. 

10 Terbaik Penerapan SPBE, Kota Malang Raih Penghargaan DGA 2024

"Semoga ini yang terakhir. Dinas Kesehatan saya suruh turun semua hampir 55 ambulans kita turunkan," kata Sanusi, Minggu, 2 Oktober 2022 pagi. 

Sanusi mengatakan, bahwa seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Malang dia minta untuk memberikan perawatan semaksimal mungkin dan gratis. Semua suporter baik yang memiliki identitas atau tidak bakal diberikan pelayanan.

Cara IWAPI Dorong UKM Kuliner Pasuruan Naik Kelas Lewat Cooking Class Gratis

"Saya minta semua rumah sakit untuk merawat semua suporter termasukntanpa identitas semuanya rawat yang nanggung Pemkab Malang. Setiapnkorban yang meninggal sakit harus dirawat kita lakukan yang terbaik dengan semua sarana dan fasilitas yang ada," ujar Sanusi. 

Sementara itu, Kepala Polisi Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan korban meninggal dunia dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang sebanyak 127 orang. Terdiri dari 125 Aremania dan Aremanita serta 2 anggota polisi. 

Pemkot Batu Salurkan Bantuan Pangan Beras pada 9.129 KPM di Kota Batu

"127 orang meninggal dunia. 2 anggota polri, dan 125 dari Aremania. 34 meninggal di Stadion yang lain meninggal dunia di rumah sakit saat perawatan," kata Nico di Polres Malang pada Minggu, 2 Oktober 2022 sekira pukul 04.30 WIB. 

Selain itu, dilaporkan sebanyak 13 kendaraan rusak. 10 mobil merupakan kendaraan dinas polisi. 3 merupakan mobil pribadi. Dan ratusan orang masih dalam perawatan. 

Halaman Selanjutnya
img_title