Operasi Selama 15 Hari, Polisi di Jombang Sita 5.122 Botol Jelang Ramadan
- Elok Apriyanto/Jombang
Malang, VIVA – Lakukan operasi peredaran minuman keras (miras) selama 15 hari, Polres Jombang, Jawa Timur, menyita 5.122 botol miras berbagai jenis.
Ribuan botol miras ini dimusnahkan menggunakan alat berat di depan kantor Satresnarkoba Polres Jombang, pada Jumat 28 Februari 2025.
"Kita mengamankan dari operasi pembasmian minuman keras selama 15 hari kebelakang. Sekitar 5.122 botol minuman keras," kata Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan.
Ia menegaskan pembasmian miras ini merupakan komitmen bersama, dari seluruh elemen di Jombang, mulai dari Forkopimda hingga tokoh agama maupun tokoh masyarakat.
"Ini komitmen kita bersama, dari Polres Jombang, Kodim, Satradar, PN, Kejaksaan, Pemkab Jombang dan alim ulama, di Jombang ini. Kita berkomitmen untuk membasmi, dan membersihkan Jombang dari miras," ujarnya.
Ia merinci ada puluhan tersangka yang diamankan polisi, selama operasi 15 hari terakhir, jelang bulan suci ramadan. "Kalau tersangka sampai dengan hari ini, sekitar 25 tersangka," tuturnya.
Dan baru-baru ini, Ardi mengaku telah mengamankan 2 orang tersangka pelaku pembuat miras arak putih di Desa Jombok, Kecamatan Ngoro.
"Dan Alhamdulillah, tadi malam kita menyelamatkan warga Jombang, dengan kita mengamankan home industri pembuatan fermentasi arak di Desa Jombok, Kecamatan Ngoro," kata Ardi.
Dari kegiatan penggrebekan kemarin malam, Ardi menyebut telah mengamankan puluhan drum miras jenis arak putih. "Kita mengamankan sekitar 46 drum besar, itu dengan omset sekitar 1 miliar rupiah," ujarnya.
Dengan upaya ini, Ardi berharap agar masyarakat di kota santri bisa lebih khusyuk menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadan.
"Mudah-mudahan, dengan begitu kita semua semakin khusyuk ibadahnya, di bulan suci ramadan ini, dan Jombang akan semakin aman, tertib dan kondusif," tuturnya.