200 Guru di Jombang Pensiun Sepanjang 2024
- Freepik
Jombang, VIVA – Sepanjang 2024 ini, jumlah guru atau tenaga pendidik yang purna tugas atau pensiun di Kabupaten Jombang, Jawa Timur terus bertambah.
Terhitung sejak awal bulan Januari hingga bulan Juli 2024, total ada 200 guru yang pensiun.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BPKPSDM) Kabupaten Jombang, Bambang Suntowo, mengatakan tercatat pada bulan Juli tahun ini ada 41 orang guru dari jenjang TK, SD, dan SMP yang memasuki purna tugas.
Untuk memenuhi kekurangan guru itu, sambung Bambang, sementara ditutup dengan tenaga yang sudah ada, sedangkan kepala sekolah yang pensiun digantikan oleh Plt.
"Dari 51 yang purna bulan ini, 41 di antaranya adalah guru, 2 orang eselon III, 3 orang tenaga teknis, dan 5 orang tenaga kesehatan," kata Bambang, Minggu 14 Juli 2024.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jumlah guru yang pensiun terus bertambah setiap bulannya. Pada bulan Juli terdapat banyak sekali guru yang pensiun.
"Terhitung sejak Januari lalu, ada 200 guru yang pensiun. Januari 33 guru, Februari 19 guru, Maret 22 guru, April 20 guru, Mei 29 guru, Juni 36 guru. Juli yang terbanyak, yaitu 41 guru," ujarnya.
Meski terjadi kekosongan guru, ia menegaskan untuk sementara posisi guru yang kosong bisa digantikan dengan guru honorer yang sudah ada atau memaksimalkan jam mengajar guru PNS maupun PPPK yang lain.
"Sebab, GTT maupun PNS bisa mengampu maksimal 40 jam mengajar. Sedangkan rata-rata di Jombang sekarang guru masih mengajar 24-30 jam mengajar," tuturnya.
Untuk mengatasi kekurangan guru ini, Bambang menyebut beberapa tahun terakhir, Pemkab Jombang serius dalam mengatasi kekurangan guru.
"Sejak 2019 sampai 2023, total sudah 1.766 guru yang diangkat menjadi PPPK. Paling banyak formasi 2022, yang SK-nya kami berikan 2023, ada 881 guru. Tahun berikutnya 9. Tahun ini kami usulkan sekitar 200 guru," katanya.