Cerita Perjuangan Petani di Jombang, Tanam Padi pada Musim Kemarau

Pompa listrik milik petani, sebagai ganti diesel.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Ia mengaku pemanfaatan saluran irigasi teknis di wilayah Desanya, terkendala waktu.

"Cuman irigasi teknis di sini itu waktu gilirannya terlalu lama, sekitar 15 hari. Itu kalau pasti, kadang ada keterlambatan juga," kata Putut.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, biasanya para petani memanfaatkan mesin diesel yang berbahan solar.

"Memang sebagian menggunakan saluran irigasi teknis, tapi ya tetap menggunakan pompanisasi. Karena ada juga yang tidak dapat irigasi teknis. Sehingga menggunakan pompanisasi full," ujarnya.

Di Desa Pojokkulon, para petani menggunakan beragam metode pompanisasi. Mulai dari mesin diesel berbahan solar, bensin dan lain sebagainya. Termasuk pompa air bertenaga listrik miliknya.

"Pompanisasi di sini kan ada yang menggunakan mesin diesel bensin, solar, nah sekarang muncul ada pompa air tenaga listrik," tuturnya.

Ia mengaku, untuk membuat pompa air tenaga listrik itu, memang dibutuhkan biaya yang cukup lumayan di awal pembuatan. Namun, setelah jadi dan bisa dioperasikan, biaya yang dapat dihemat cukup lumayan.