Kota Batu Raih Peringkat 6 Nasional dengan Status Kinerja Tinggi
- VIVA Malang / Galih Rakasiwi
Batu, VIVA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kota Batu di bawah kepemimpinan Wali Kota Nurochman. Berdasarkan hasil Evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024 oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kota Batu berhasil meraih skor 3,6057 dengan Status Kinerja Tinggi. Capaian ini menempatkan Kota Batu di peringkat ke-6 tingkat nasional kategori kota.
Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya, dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXIX yang digelar di BSCC Dome Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat, 25 April 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kepala daerah penerima penghargaan, termasuk 3 gubernur, 10 bupati, dan 10 wali kota dari berbagai penjuru Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti konkret atas peningkatan tata kelola pemerintahan yang dilakukan oleh Pemkot Batu dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota Batu atas kontribusi dan kerja keras dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Batu yang telah berinovasi, bersinergi, dan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya saat didampingi oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Batu, Arif Purwanto, serta Plt. Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Batu, Arief Rachman Ardyasana.
Cak Nur sapaanya berharap pencapaian ini menjadi pelecut semangat baru bagi seluruh elemen birokrasi di Kota Batu untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ke depan, kami ingin kinerja Pemerintah Kota Batu terus meningkat. Dengan semangat baru mewujudkan Mbatu SAE, kita berkomitmen menjadikan pelayanan publik sebagai pilar utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri RI, skor EPPD Kota Batu tahun ini mengalami peningkatan signifikan, yakni naik sebesar 0,1831 poin dari tahun sebelumnya. Pada EPPD Tahun 2023, Kota Batu meraih skor 3,4226 dan berada di peringkat ke-16 nasional, sementara tahun ini naik ke peringkat ke-6 nasional dengan skor 3,6057.
Evaluasi ini mengacu pada Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan mempertimbangkan beberapa indikator utama, seperti kinerja makro, capaian urusan pemerintahan, akuntabilitas kinerja kepala daerah dan instansi pemerintah, pelaksanaan tugas pembantuan, serta penerapan standar pelayanan minimal.
"Saya dan Pak Wawali berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh daerah di Indonesia untuk terus memperbaiki kinerja pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas, dan memperkuat pelayanan publik demi terwujudnya otonomi daerah yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Perlu diketahui, ada 3 kategori Penghargaan EPPD Tahun 2025 yang diserahkan Kemendagri RI, yaitu untuk Pemerintah Provinsi yang diraih oleh Gubernur DI Yogyakarta, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sementara Kategori Pemerintah Kota diraih Wali Kota Balikpapan, Wali Kota Denpasar, Wali Kota Makassar, Wali Kota Medan, Wali Kota Samarinda, Wali Kota Batu, Wali Kota Surakarta, Wali Kota Tangerang Selatan dan Kota Yogyakarta.
Sedangkan kategori Pemerintah Kabupaten, diraih Bupati Bangli, Bupati Banjar, Bupati Banyuwangi, Bupati Hulu Sungai Selatan, Bupati Klaten, Bupati Pasaman, Bupati Sragen, Bupati Tulungagung, Bupati Wonogiri dan Bupati Wonosobo.