Ratusan Lansia dari Berbagai Daerah 'Mondok' di Jombang Berharap Berkah Ramadan

Ratusan jemaah lansia Thoriqoh mengikuti kegiatan pengajian
Sumber :
  • VIVA Malang / Elok Apriyanto (Jombang)

Malang, VIVA Lansia dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, mengikuti Pondok Ramadhan di Masjid Jami Roudlotul Arifin Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang Jawa Timur.

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

Para lansia yang jumlahnya ratusan itu berharap berkah bulan suci ramadan tahun 1445 hijriah.

Tak hanya itu, para peserta pondok lansia yang rata rata usianya di atas 50 tahun itu tampak kusyu mengikuti rangkaian ibadah. Ada yang sambil mendengarkan ceramah, wiritan hingga salat sunah. 

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

Ketua Pelaksana Ponpes Lansia jemaah thoriqoh Ustad Effendi menyanpaikan, pondok lansia di Desa Cukir dimulai sejak 1980. 

"Sampai saat ini tetap berjalan. Tahun ini ada 187 jemaah yang mengikuti diantaranya enam laki laki dan 181 dari kalangan ibu-ibu," katanya, Rabu, 27 Maret 2024.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

Ia menegaskan jemaah tak hanya dari sekitar Jombang saja, ada sebagian dari Malang, Yogyakarta, bahkan luar Jawa seperti Kalimantan dan NTT.

"Tahun ini juga ada satu dari Belanda. Kebetulan dia sambang saudaranya di Jombang kemudian ikut pondok lansia ini," ujar Efendi.

Ia mengatakan selama mengikuti kegiatan, para jemaah menetap dan tinggal selama 20 sampai 21 hari di masjid. Sebagian besar sudah membawa bekal dari rumah. Namun ada juga yang pesan makanan untuk sahur dan buka puasa dari para pedagang yang berjualan di area luar masjid.

"Kebetulan kalau menjelang buka puasa, ada juga yang bagi-bagi takjil dari masyarakat setempat," tuturnya.

Selama berada di pondok, mereka mengikuti beberapa kegiatan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Misalnya, kegiatan diniyah, ubudiyah, salat duha, salat sunnah, pengajian fiqih, salat tarawih hingga khotmil quran.

"Tujuan dan manfaat mengikuti kegiatan ini adalah untuk memantangkan tasawuf guna mengharap rida Allah SWT. Selain itu, juga untuk mematangkan jiwa agar bisa meraih husnul katimah dan lailatul qadar di bulan suci Ramadan," katanya.