Diterjang Angin Kencang saat Hujan Deras, 6 Rumah Warga di Kabupaten Pasuruan Rusak Parah

6 rumah warga di Pasuruan rusak parah diterjang angin kencang.
Sumber :
  • VIVA Malang/Mochamad Rois

Pasuruan, VIVA Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Pandaan dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu, 21 Februari 2024, mengakibatkan 6 rumah warga rusak parah.

Mudik Gratis 2025, Bantu Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Kampung Halaman

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat ada 5 rumah di Kecamatan Pandaan yang mengalami rusak cukup parah. Tepatnya di Dusun Wangi, Desa Sumberrejo. Salah satu korbannya adalah Wiwik Handayani (40).

Dalam keterangannya, Wiwik mengatakan, saat hujan deras sekitar pukul 14.00 WIB dirinya tengah bersantai di dalam rumahnya. Kemudian, tiba-tiba terdengar suara gemeretak di atas atap rumahnya.

Angin Kencang Terjang Kabupaten Malang, Belasan Rumah dan Balai Nelayan Rusak

Setelah mengecek kondisi rumahnya, Wiwik mengungkapkan, ternyata atap galvalum rumahnya tersingkap terbawa angin kencang. Melihat hal itu, ia pun bersama anaknya langsung lari menyelamatkan diri.

"Awalnya bunyi kratak-kratak. Terus bruak. Saat itu di rumah saya sama satu anak saya. Saya saat itu bersama anak langsung lari keluar menyelamatkan diri. Alhamdulillah, selamat," jelasnya.

DPRD Pasuruan Soroti Optimalisasi CSR dan Dampak Ekonomi Perusahaan Lokal dalam Raperda Baru

Akibat kejadian tersebut, Wiwik mengungkapkan, mengalami kerugian materi kurang lebih sebesar Rp2 Juta. ”Karena rumah masih rusak, nanti tidur di rumah saudara,” ungkapnya.

Selain rumah Wiwik, rumah warga Dusun Wangi yang atapnya rusak diantaranya milik warga bernama Ahmad Aji, Sumali, Atim, dan Abdul Rochman. Untuk total kerugiannya kurang lebih antara Rp1 juta sampai Rp10 juta.

Sementara itu, untuk di Kecamatan Gempol, terdapat satu rumah di Dusun Gondang, Desa Kepulungan, yang rusak parah dengan kondisi atapnya roboh usai diterjang angin kencang disertai hujan deras.

Diketahui, rumah yang rusak parah tersebut adalah milik warga bernama Sunarsih. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, saat itu pemilik rumah sedang keluar," terang Camat Gempol, Komari.