Walhi Jatim Nilai Banjir di Kota Batu Akibat Krisis dan Alih Fungsi Lahan

Banjir di Dusun Beru, Bumiaji, Kota Batu beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • Viva Malang/Galih Rakasiwi

Tentu ini membutuhkan kebijakan, khususnya pemerintah Kota Batu harus mereview ulang rencana tata ruang yang telah mereka buat. Pertama sudah tidak terbuka, kedua tidak partisipatif, ketiga memang lebih mementingkan alih fungsi kawasan khususnya untuk kebutuhan wisata.

Ranting Pohon Tumbang di Singosari, Dua Pengendara Motor Jadi Korban

"Hingga tidak mengedepankan persoalan alih fungsi serta soal dampak banjir yang terjadi sejak lima tahun terakhir. Kami mendorong review itu untuk mendorong kebijakan tata ruang yang benar benar mengatur soal keselamatan dan pemulihan kawasan," kata Wahyu. 

Walhi Jatim juga mendorong soal kebijakan yang memang berbasis kepada situasi faktual dan bukan sekedar karena ada banjir dan direspon kemudian selesai. Tentunya harus ada road map yang berjangka panjang, terbuka dan melibatkan masyarakat. 

Ini Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jalan Tol Jombang

"Itulah yang menjadi point penting untuk membahas permasalahan banjir yang ada di Kota Batu. Agar kedepannya tidak separah tahun ini dan kedepannya tidak terjadi banjir lagi," tutur Wahyu. 

Sebelumnya dilaporkan banjir menerjang Dusun Beru, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji pada Kamis, 7 Desember 2023 hingga mengakibatkan puluhan rumah tergenang banjir serta material lumpur dan kayu.

Senyum World Hotel Hadir dengan Wajah Baru yang Menarik