Tekan Harga Beras, Pemkab Jombang dan Bulog Gelar Operasi Pasar Murah
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Guna menekan harga beras yang mengalami kenaikan secara perlahan pada akhir-akhir ini, Pemerintah Kabupaten Jombang beserta Bulog menggelar operasi pasar murah di pasar tradisional.
Operasi pasar murah yang digelar di pasar Ngoro, yang ada di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro itu, disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat.
Bahkan, warga yang antusias rela bersabar mengantri untuk membeli bahan pokok di lapak pasar murah. Sehingga tampak antrian panjang hingga mengular.
Mistin (41) warga setempat mengatakan ia sengaja membeli sejumlah bahan pokok di pasar murah yang dilaksanakan oleh pemerintah dan Bulog.
"Beli beras di sini, ngantrinya tadi lama setengah jam. Beli beras di sini karena haganya murah. Harganya 51 ribu per 5 kilogram," kata Mistin, Jumat, 13 Oktober 2023.
Ia pun menyebut bila harga beras di pasar tradisional lebih mahal bila dibandingkan dengan harga beras yang dijual dalam operasi pasar murah itu.
"Harga beras di pasaran saat ini mahal, per kilogramnya 14 ribu. Dengan adanya bantuan ini ya senang sekali, karena harga berasnya murah," ujarnya.
Sementara itu, Pj Bupati Jombang Sugiat mengatakan terdapat sejumlah komoditi yang disediakan dalam operasi pasar murah ini. Diantaranya, minyak goreng, tepung, beras. Selain itu operasi pasar murah ini juga dilakukan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Hari ini kita lagi mengecek ke pasar kemudian juga bekerjasama dengan bulog untuk operasi pasar. Komoditi yang disediakan, beras kemudian minyak goreng. Ini dalam rangka untuk membantu masyarakat terkait dengan lonjakan harga beras," tuturnya.
Ia pun menjelaskan dari hasil inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional, pihaknya menemukan adanya kenaikan harga pokok bahan pangan, terutama beras.
"Hasil temuaan sidak, ya memang harga beras cukup lumayan tinggi. Tapi ini tadi dari bulog menawarkan operasi pasar dengan harga beras Rp 10.200 dan maksimal sesuai HET harus dijual Rp 10.900," katanya.
Lebih lanjut pihaknya berharap dengan adanya operasi pasar murah itu, bisa membantu warga masyarakat di Jombang.
"Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat terkait dengan kebutuhan pokok, terutama beras," ujar Sugiat.
Selain itu, ia memastikan bila stok beras di Kabupaten Jombang, masih dalam kondisi aman.
"Ketersediaan beras untuk di Jombang cukup, karena bulog kemarin menyerap cukup besar saat panen sehingga nanti bisa untuk didistribusikan," tuturnya.