Dua Awan Pemicu Hujan Muncul di Jombang, Sejumlah Daerah Rawan Hujan Lebat
- VIVA/Satria Zulfikar
Jombang, VIVA – Munculnya dua jenis awan yang mampu menyebabkan hujan lebat di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membuat BPBD Kabupaten Jombang mengeluarkan peringatan dini pada masyarakat.
Dua awan itu adalah awan Alkomulus dan Cumulonimbus. Masing-masing awan ini merupakan awan yang berpotensi menghasilkan hujan lebat, kilat atau petir, angin kencang (downburst), hingga puting beliung.
Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, Stevey Maria mengatakan, sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang diperkirakan akan mengalami hujan deras disertai angin.
Hal ini dikarenakan adanya beberapa awan yang memiliki karakter penyebab terjadinya hujan, telah nampak di sejumlah daerah di Jombang.
"Munculnya awan Alkomulus dan Cumulonimbus itu, potensi angin kencang hujan deras atau yang biasanya kita sebut sebagai bencana hidrometeorologi otomatis meningkat," katanya, Sabtu 8 Juli 2023.
Oleh karena itu, sambung Stevey, sejumlah daerah yang ada di wilayah kecamatan Perak, Gudo, Ngoro, Diwek, Jombang, Plandaan, Bandarkedungmulyo, dan Megaluh berpotensi mengalami hujan deras dan angin kencang.
"Maka otomatis di kabupaten Jombang di beberapa tempat yang berpengaruh. Akan tetapi data itu fluktuatif. Karena setiap hari masih ada kemungkinan perluasan terjadinya hujan deras dan angin kencang," ujarnya.
Untuk itu, BPBD Kabupaten Jombang menghimbau paada masyarakat untuk selalu waspada terjadinya bencana hidrometeorologi.
"Dihimbau untuk tetap waspada dan melihat kondisi alam sekitar, jika ada angin kencang, hujan deras untuk mewaspadai diri," tuturnya.
Dan apabila memang terjadi, hal-hal yang tidak diinginkan, maka BPBD Kabupaten Jombang, akan siap memberikan bantuan.
"Bisa koordinasi dengan perangkat Desa, pemerintah Desa hingga kecamatan. Dan bisa langsung menghubungi BPBD Kabupaten Jombang, agar bisa dilakukan penanganan segera," katanya.
Sedangkan untuk informasi perkembangan cuaca, maupun dampak dari awan tersebut, masyarakat bisa mengakses media sosial milik BPBD Kabupaten Jombang.
"Update harian, setiap perubahan cuaca, bisa didapatkan di media sosial. Dan perkembangan akan selalu diinformasikan kepada masyarakat," ujarnya.