DPR RI Turun Tangan Bantu Program Desa Peduli Sumber Air di Sumber Brantas
- VIVA Malang / Galih Rakasiwi
Batu, VIVA – Upaya menjaga kelestarian sumber daya air di Kota Batu mendapat dorongan besar dari kerja sama antara Pemerintah Kota Batu dan DPR RI.
Sinergi itu diwujudkan melalui Sosialisasi Program Desa Peduli Sumber Air bertema 'Desa Kuat, Desa Sehat, Indonesia Hebat' yang digelar di Dusun Lemah Putih, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Sabtu, 25 Oktober 2025 kemarin.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Anggota Komisi XII DPR RI Moreno Soeprapto, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, serta jajaran perangkat daerah.
Program tersebut bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sumber air sebagai penopang kehidupan dan keberlanjutan lingkungan.
Menanggapi itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menjaga ekosistem di kawasan hulu seperti Sumber Brantas yang menjadi sumber utama air bagi Kota Batu dan sekitarnya.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari DPR RI dan pemerintah pusat. Bantuan dan program ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang tinggal di dataran tinggi yang sangat bergantung pada ketersediaan air bersih,” ujar Heli, Selasa, 28 Oktober 2025.
Heli menyebut, sinergi ini menjadi bukti nyata kepedulian negara terhadap daerah-daerah yang memiliki potensi sekaligus tantangan besar dalam pengelolaan air.
"Dari kegiatan semacam ini pasti mampu meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber air," katanya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Moreno Soeprapto menjelaskan bahwa program itu merupakan salah satu bentuk nyata perhatian DPR RI dalam memperkuat ketahanan lingkungan di daerah.
“Pelestarian sumber air bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin memastikan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” kata Moreno.
Dari sisi teknis, Kementerian Lingkungan Hidup turut mendorong pembangunan Penangkap Mata Air (PMA) serta reboisasi dengan menanam pohon berakar kuat seperti beringin dan bambu di sekitar sumber air. Upaya ini diharapkan mampu memperbaiki daya serap tanah dan menjaga debit air tetap stabil sepanjang tahun.
"Melalui program Desa Peduli Sumber Air ini, diharapkan kesadaran masyarakat desa semakin meningkat, dan Kota Batu dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengelola potensi air secara berkelanjutan," tutur politisi Partai Gerindra tersebut.