Penjahit Program Kain Seragam Gratis Pemkab Jombang Mengeluh, Disdikbud Angkat Bicara

Kabid Pendidikan sekolah dasar Disdikbud Jombang
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Dalam informasi yang beredar bahwa para penjahit akan menerima ongkos Rp85 ribu rupiah untuk jahit seragam SD dan Rp90 ribu untuk setajam SMP. Dia memastikan bahwa itu nominal setelah dipotong pajak.

img_title Pemkab x Perumdam Tirta Kencana Jombang Sosialisasi Air Minum Aman untuk Generasi Indonesia Emas 2045

"Jadi itu kan nilai pagu saya, sebesar 100 ribu rupiah dan 112 ribu rupiah. Karena di dalam e-katalog itu kan ada proses tawar menawar, dan sebagainya," tuturnya.

"Jadi pagu awal di kami itu nilainya dan setelah nanti ditawar hingga sekian kan gitu, dan nanti kesepakatannya sekian, yang jelas ongkosnya 100 ribu rupiah dan 112 ribu rupiah, itu sudah inklut semua di situ," kata Rhendra.

img_title Angka Kematian Akibat Stroke Tinggi, RSUD Jombang Tangani Ratusan Pasien Setiap Bulan

Terkait proses penawaran harga akan disamakan semua antara penjahit seragam SD maupun SMP. Dia menyebut bahwa nantinya akan seragam semua, untuk besaran ongkos SD, dan termasuk SMP.

"Yang jelas nanti rencananya akan kita samakan semuanya, misal di SD sekian nominalnya, dan di SMP sekian nominalnya," ujarnya.

img_title Truk Tronton Tabrak Warung di Depan SPBU Mojoagung Jombang

Disinggung ada berapa penjahit yang saat ini sudah melakukan penawaran di e-katalog, ia menyebut jumlahnya ada puluhan penjahit yang tersebar di seluruh Jombang.

"Di e-katalog kan banyak, ada sekitar 45 sampai 60 penjahit ya, insyallah. Ya di setiap kecamatan ada itu," tuturnya.

Pihaknya pun menegaskan bahwa nantinya proses pengukuran seragam sekolah ini akan dilakukan pada tanggal 14 Juli, dan ditargetkan seragam sekolah bantuan dari Pemkab Jombang ini rampung pada bulan September.

Bila pada waktu yang di sepakati para penjahit tidak mampu menyelesaikan seragam tersebut maka pihaknya akan memberlakukan denda.

"Jika nanti kita sudah kasih waktu 60 hari, tapi seragam tidak jadi berarti ini kan one prestasi, maka kita akan lakukan denda," kata Rhendra.

"Yang jelas nanti awal pengukuran itu tanggal 14 Juli, dan waktu pengerjaan jahit seragam sekitar 2 bulan, ya kira-kira bulan September akhir bisa selesai," ujarnya.