Ini Cara Sulap Sayur Jadi Makanan Siap Saji Ala Mahasiswa PPG UMM

Mahasiswa PPG UMM beri edukasi cara bikin makanan siap saji
Sumber :
  • Dok Humas UMM

Malang, VIVA – Mahasiswa program Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melatih warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dengan mengubah sayur menjadi makanan bergizi dan siap saji. Mereka juga melakukan pelatihan digital marketing untuk mendukung pemasaran produk lokal.

img_title Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Pelatihan ini melibatkan pemuda karang taruna dan masyarakat petani sayur desa Giripurno. Mereka terlihat antusias dengan pelatihan yang dibalut dengan tema "Pelatihan Mengolah Sayur Menjadi Makanan Bergizi dan Siap Saji". 

Pelatihan pertama difokuskan pada cara mengolah berbagai jenis sayur menjadi nugget dan sosis sehat tanpa menggunakan bahan pengawet. 

img_title DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026

Salah satu pemateri, Karin, memaparkan bahwa teknik pengolahan makanan berbasis sayur sangat potensial untuk dikembangkan sebagai alternatif konsumsi harian yang sehat sekaligus produk bernilai jual tinggi.

“Kami ingin warga tidak hanya bisa memanfaatkan hasil tani mereka, tapi juga mampu mengubahnya menjadi produk yang menarik dan sehat, terutama untuk anak-anak. Selain itu, juga sayur yang semula harganya murah dapat menjadi produk yang bernilai jual lebih tinggi,” ujar Karin..

img_title Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi digital marketing, yang memperkenalkan cara memasarkan produk secara efektif di era digital. Peserta diajarkan memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp Business serta diperkenalkan pada konsep branding, foto produk menarik, dan komunikasi dengan konsumen online.

Dosen pendamping Isnaini, menjelaskan, pelatihan tersebut menjadi upaya atas pengolahan sayur yang kerap kali kurang maksimal pemanfaatannya. Padahal ada banyak daerah yang masih memiliki banyak sayur karena tidak semua laku di pasaran. Ini juga cara UMM untuk membantu warga meningkatkan nilai jual sayur yakni dengan mengolahnya menjadi produk yang menarik.

“Jadi, kegiatan ini juga melatih mahasiswa PPG UMM melalui projek yang dijalankan untuk bisa memberikan dampak bagi masyarakat. Selain itu juga membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar dan menambah nilai jual dari potensi hasil pertanian desa,” kata Isnaini. 

Di sisi lain, peserta pelatihan, Fadil, mengaku senang sekali mengikuti pelatihan ini karena banyak insight baru yang ia dapatkan, baik dari sisi pengolahan produk maupun strategi pemasarannya. 

Halaman Selanjutnya
img_title