Bahas Integritas Gembala, Samuel Stevanus Silas Sukses Raih Gelar Doktor di I-3

Saat sidang terbuka disertasi di YPPII Kota Batu.
Sumber :
  • Viva Malang/Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Samuel Stevanus Silas (57 tahun) sukses merampungkan Program Studi Doktor Teologi di Institut Injil Indonesia (I-3) dengan nilai Cumloude.

img_title DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026

Ia mampu merampungkan studi selama 5 tahun dengan judul disertasi 'Studi tentang integritas Gembala dalam Pelayanan Pastoral dan Kedewasaan Jemaat di GSPDI Jelambar Jakarta'. 

Sidang terbuka disertasi berlangsung di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu, Jumat, 6 September 2023. 

img_title Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa

Promotor sekaligus Rektor I-3, Prof. Dr. Drs. Martin Pali, M.Psi mengatakan sidang terbuka merupakan pertanggungjawaban secara terbuka kepada masyarkat. Kedepan ia berharap dari disertasinya bisa diimplementasikan pada gereja-gereja di Indonesia.

"Apa yang diraih oleh Doktor Silas tentu sangat luar biasa. Semoga nanti bisa bermanfaat untuk para jamaah, gembala, dan gereja-gereja lainnya," katanya.

img_title KPK Soroti Mekanisme Pokir DPRD Batu

Sementara itu, Ketua YPPII Kota Batu, DR Roland M Octavianus Th.M mengaku sangat bangga bahwa ada hamba Tuhan yang bersedia berjuang menyelesaikan studi meski sudah berumur dan banyaknya kesibukan yang dilalui.

"Semoga keberhasilan dan semangat Doktor Silas bisa menjadi contoh mahasiswa lainnya. Terlebih dalam disertasinya menyebut gembala harus bisa lebih mengayomi dan membimbing jemaah," tuturnya.

Selanjutnya, Doktor Samuel Stevanus Silas menjelaskan dalam proses merampungkan studi selama 5 tahun tentu memiliki suka maupun duka serta perjuangan. 

"Tantangan paling berat yaitu saat menyusun ditemukan novelty atau unsur kebaruan dari penelitian. Tentu itu membutuhkan kajian agar novelty betul-betul nampak," tuturnya.

Alasan Silas memilih judul disertasi karena ia merasa prihatin khususnya dalam Nasrani jemaat tidak mengalami dewasa. Sehingga kerohanian itu hanya sebatas rutinitas beragama. Tidak memberikan sebuah pengabdian yang tulus dari jemaat. 

"Oleh karena itu saya mengambil judul tentang integritas yang memiliki arti pelayanan gembala itu harus bisa mendewasakan jemaat untuk meningkatkan Kekristenan," tuturnya.