Ngalup.Co dan Jagoan Hosting Geber Santri Digicamp

Kegiatan Santri Digicamp di Pesantren Al-Hikam Kota Malang
Sumber :

Malang – Selama masa pandemi Covid-19, tren digitalisasi di Indonesia justru berkembang pesat. Tercatat, pada tahun 2021, Indeks Literasi Digital mendapai 3,49 dari skala satu sampai lima. 

img_title Sepekan Pencarian, Jenazah Ibu Hanyut di Sungai Glidik Malang Ditemukan di Pantai Alas Purwo Banyuwangi

Menanggapi hal tersebut, baik pemerintah pusat maupun daerah terus menggencarkan beragam program untuk menggenjot potensi digitalisasi. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), ada lima tren akselerasi digital yang perlu diperhatikan. Salah satunya, yakni inovasi dan kolaborasi.

Menjawab tantangan tersebut, Ngalup Collaborative Network (Ngalup.Co) bersama Jagoan Hosting Indonesia membantu tugas pemerintah dengan memberikan literasi digital. Salah satunya, dengan mulai menggencarkan literasi di Pondok Pesantren (Ponpes), dengan Program Santri DigiCamp di Pesantren Al Hikam. 

img_title DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026

"Melalui program Santri DigiCamp, kami akan membagikan website gratis bagi para santri. Tujuannya, menyiapkan para santri untuk go digital," terang CEO Jagoan Hosting Indonesia, Afrizal N. Baharsyah. 

Para santri yang sudah terdaftar akan mendapatkan website starter pack senilai Rp 100 ribu seecara fratis. Selain itu, ada juga materi pengenalan website secara eksklusif, e-sertifikat dan merchandise.

img_title Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa

Tak hanya itu, Jagoan Hosting Indonesia dan Ngalup.Co juga akan mengadakan mini bootcamp, yang digelar secara hybrid tanggal 23-24 April 2022. Nantinya, para santri akan diajarkan untuk menggunakan tools yang mudah, yakni drag drop.

Sehingga, para santri bisa melakukan maintenance website secara mandiri, tanpa perlu adanya bantuan dari website developer (webdev).

"Dengan tools terbaru kami tentunya lebih mudah dan efisien untuk membuat website," kata dia.

Nantinya, domain yang akan diberikan bisa langsng diaktivasi dan digunakan sesuai dengan kebutuhan. 

"Bisa langsung dioptimasi untuk mengembangkan pesantren/yayasan masing-masing," papar dia. 

Sementara itu, CEO Ngalup.Co, Andina Paramitha menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjalin kerjasama dan hubungan yang baik dengan Ponpes dan juga yayasan.

"Serta, bisa membantu mereka untuk memperluas networking dan juga meningkatkan kepercayaan melalui platform digital," kata dia. 

Dalam kesempatan tersebut, salah satu perwakilan Al Hikam memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Dia berharap, program Santri DigiCamp bisa membantu para santri meningkatkan skill di bidang digital dan membantu pesantren agar dikenal lebih luas lagi. Serta, mendapatkan kemudahan akses melalui website.