Porseni MTs se-Jatim di Jombang, Ini Sistem Pertandingan Cabor Catur
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Menjadi tuan rumah pekan olahraga dan seni (Porseni) Madarasah Tsanawiyah MTs se-Jatim, sejumlah tempat di Jombang menjadi venue berlangsungnya pertandingan antar kontingen dari berbagai MTs.
Seperti di Stadion Merdeka Jombang, GOR Merdeka Jombang, GOR Samudra Badminton Balongbesuk, MAN 4 Jombang, Universitas KH. Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas serta MTsN 3 Jombang.
Untuk cabang olahraga (cabor) catur misalnya, dilaksanakan di MTsN 3 Jombang, dan menggunakan pertandingan sistem Swiss manager.
Yusuf Santriyono, pengurus provinsi Percasi Jawa Timur mengatakan, sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem Swiss.
Sistem Swiss merupakan mempertemukan pemain catur yang mempunyai point tertinggi. Jadi, tidak menggunakan sistem gugur karena dapat merugikan bagi atlit.
"Ini supaya pecatur yang memiliki bakat dapat bertemu di final dan hal tersebut merupakan kelebihan dari sistem Swiss. Setiap pemain catur mempunyai kesempatan bermain sebanyak 6 babak," ujarnya, Senin 26 Juni 2023.
Ia mengaku dalam 6 babak tersebut akan diambil pemain catur yang mempunyai nilai tertinggi dan akan menjadi juara.
"Penentuan juara berdasarkan match point, direct encounter, buchholz, sonneborn, apabila poin masih seri maka menggunakan fire tiebreak," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan dalam porseni MTs se-Jawa Timur cabor catur ini diikuti oleh pemain catur yang handal. Tidak seperti pemain pemula, tetapi lebih seperti pemain catur yang sudah terlatih.
"Mungkin dari masing-masing Kabupaten sudah mempersiapkan para atlit catur secara baik, tampak sekali para peserta sudah cekatan dalam mempermainkan buah caturnya dan menekan tombol jam catur, kalau pemain pemula sudah kelihatan dari cara mainnya," tuturnya.
Ia menegaskan Kabupaten Jombang sebagai tuan rumah porseni MTs Se-Jawa Timur sangat luar biasa, karena bukan lagi diikuti oleh pecatur pemula tetapi pecatur yang mumpuni.
"Kejuaraan dalam kegiatan Porseni Mts se-Jawa Timur ini bermutu sekali dan layak untuk diberikan apresiasi sebagai barometer di kejuaraan tingkat Jawa Timur," ujarnya.
Untuk itu pihaknya berharap, Kabupaten atau kota di Jawa Timur, khususnya tingkat MTs kedepannya untuk lebih menekankan ekstra kurikuler catur.
"Adanya ekstra kurikuler catur bagi para siswa MTs dapat digunakan sebagai upaya mempersiapkan diri di Porseni selanjutnya, sehingga ditemukan bibit unggul dimasing-masing Kabupaten/Kota. Hal ini juga untuk menciptakan Porseni yang mempunyai kualitas lebih tinggi lagi," katanya.
Selain itu, kegiatan porseni MTs se-Jawa timur kedepan cabor catur harus tetap dipertandingkan, apabila catur dipertandingkan di MTs se-Jawa Timur maka akan menjadi suatu perkembangan luar biasa bagi dunia.
"Dan bisa lebih memotivasi Kabupaten atau Kota untuk membina atlit-atlit dengan mendatangkan pelatih dari Percasi yang sudah bersertifikat pelatih nasional," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Porseni MTs Se-Jawa Timur tahun 2023, Sultan Sulaiman mengatakan, Kabupaten Jombang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Mts se-Jawa timur tahun 2023.
"Perlombaan berlangsung di beberapa titik antara Stadion Merdeka Jombang, GOR Merdeka Jombang, GOR Samudra Badminton Balongbesuk, MAN 4 Jombang, Universitas KH. Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas serta MTsN 3 Jombang," ujarnya.
Untuk cabor olahraga yang diperlombakan, mulai dari cabor lari, lompat jauh, lempar lembing, bola voli, tenis meja, badminton, pencak silat, MTQ, seni kaligrafi, futsal, lomba pidato, tahfidzul Qur'an serta catur.
"Hari ini beberapa pertandingan sudah selesai, salah satunya adalah Cabang Olahraga Catur yang digelar di MTs Negeri 3 Jombang Sementara, pertandingan belum usai dilanjutkan besok berada dititik yang sama, contoh pertandingan belum usai, bola voli, futsal, tenis meja, dan silat," tuturnya.