Mengenal Aedes Aegypti, Nyamuk Penyebab 5 Orang di Jombang Meninggal Dunia

Ciri-ciri nyamuk aedes aegypti penyebab DBD.
Sumber :
  • Unsplash/National Institute of Allergy and Infectious Diseases

Meski begitu, nyamuk aedes aegypti tetap bisa aktif sepanjang hari di dalam rumah dan mengisap darah saat pagi, siang, sore, maupun malam hari.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

4. Ukuran dan Bentuknya
Nyamuk penyebab DBD memiliki ukuran dan bentuk atau tampilan fisik yang khas. Nyamuk ini berukuran kecil dan berwarna hitam dengan loreng-loreng putih di seluruh tubuhnya.

Meskipun berukuran kecil, nyamuk aedes aegypti ini memiliki daya jangkau yang cukup jauh dengan kemampuan terbang setinggi 10 meter dan sejauh 400 meter.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

5. Berawal dari Jentik
Sebelum menjadi nyamuk dewasa, telur aedes aegypti akan tumbuh menjadi jentik-jentik nyamuk. Nantinya, jentik-jentik tersebut akan bergerak aktif dari bawah ke atas permukaan air berulang-ulang dengan pola vertikal.

Jadi, agar telur aedes aegypti tersebut tidak tumbuh menjadi jentik-jentik nyamuk, segera kuras bak kamar mandi apabila menemukan adanya jentik-jentik nyamuk dengan ciri-ciri tersebut.

Mobil Rombongan Keluarga Pemudik dari Tuban Terbakar di Jombang

6. Memiliki Beberapa Jenis
Di Indonesia, terdapat dua jenis nyamuk penyebab DBD yang dapat menularkan virus dengue kepada manusia, yaitu nyamuk aedes aegypti (pembawa virus dengue primer atau utama) dan nyamuk aedes albopictus (pembawa virus dengue sekunder).

Nyamuk-nyamuk ini bersifat antropofilik, yaitu menghisap darah manusia dan melakukan multiple feeding, dimana nyamuk tersebut melakukan gigitan beberapa kali untuk memenuhi kebutuhan darah dari inangnya.

Halaman Selanjutnya
img_title