Jelang Natal Tahun 2023, Ada Pohon Natal Unik di Jombang
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Jelang perayaan natal tahun 2023, ada pemandangan yang unik di Gereja Kristen Jawi Wetan, yang terletak di jalan Adityawarman nomor 45 Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Pemandangan tak biasa terlihat jelas di tempat peribadatan umat kristen tersebut. Bagaimana tidak, di pojokan tempat ibadah ini, terdapat pohon natal yang terbuat dari ranting kering dan terhias dengan pernak pernik menarik dari sejumlah barang bekas.
Tidak tanggung-tanggung, pohon yang dibuat dengan diameter 2 meter dan ketinggian sekitar 6 meter. Kendati demikian, pohon natal ini tetap terlihat cantik dan menarik dengan hiasan lampu warna-warni.
Sesi Art GKJW Jombang, Roedy Winarno, menjelaskan untuk menyambut natal tahun ini, para jemaat sibuk menghiasi pohon nata unik. Mereka melakukan penataan berbagai barang-barang untuk menyambut perayaan Natal.
"Pohon natal ini dari ranting kayu atau ranting kering. Konsepnya adalah karena pemanasan global, menitipkan pesan moral untuk memelihara lingkungan dan dari bahan-bahannya juga ramah lingkungan," ujar Roedy, Rabu 13 Desember 2023.
Selain itu Roedy menyebut ranting kering yang dipakai untuk pohon natal juga mengartikan bahwasanya jangan pernah menyepelekan suatu barang. Sebab, dari ranting yang kering juga mampu jadi hiasan dan memotivasi banyak orang.
"Ranting itu tetap bertahan di tengah cuaca ekstrim. Dan ranting itu membawa kehidupan baru dalam ekosistem pohon. Meski banyak yang menilai tidak berharga, namun faktanya bisa jadi sebuah nilai seni yang luar biasa. Justru juga bisa membuat banyak orang menilai jika sekecil apapun barang itu masih tetap berharga," katanya.
Tak sekadar ranting, pada pohon natal ini juga dihiasi sejumlah barang-barang bekas. Mulai dari seperti koran, anyaman bambu, kombinasi plastik dan lain sebagainya. Bahkan kelap kelip lampu juga menjadikan pohon tersebut jadi terang dan terlihat indah dipandang.
"Ini dibuat kurang lebih satu minggu an oleh tim dari GKJW Jombang. Pohon terang diberi hiasan ornamen untuk memperindah. Seperti ornamen bintang terang yang bermakna simbol dari bintang timur yang menuntun tiga orang Majus dan Gembala menuju Palungan tempat bayi Yesus dilahirkan," tuturnya.
Sementara itu Vikar GKJW Jombang, Widya Wahyu Agustin juga menyampaikan maksud dan tujuan pembuatan pohon natal yang terbuat dari ranting kering dan terhias dari barang bekas tersebut. Sehingga diharapkan para jemaat gereja ataupun ummat kristen tentunya, bisa lebih menghayati makna Natal yang ada.
"Pohon natal ini dibuat dari ranting pohon yang dimana walaupun tidak memiliki daun dan buah, bukan berarti ranting pohon ini tidak berguna. Tuhan Yesus yang lahir dalam kesederhanaannya itu tidak mengurangi bagaimana luar biasanya karya penyelamatan yang diberikan kepada manusia," ujarnya.
"Harapannya pada Natal 2023 ini dengan kemuliaannya kita dapat menyebarkan damai sejahtera yang telah diberikan oleh Tuhan, juga untuk kita seksama," tuturnya.