Sektor Pariwisata Kabupaten Pasuruan Optimistis Dongkrak PAD 2025
- VIVA Malang (Hari Mujianto-Pasuruan)
Pasuruan, VIVA – Sektor pariwisata Kabupaten Pasuruan menunjukkan geliat positif yang signifikan dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Kabupaten Pasuruan optimistis target PAD 2025 bakal terlampaui.
Optimisme ini berangkat dari tiga destinasi wisata unggulan yang menunjukkan tren kunjungan signifikan, bahkan berpotensi melampaui proyeksi yang telah ditetapkan.
Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nurusanto, mengungkapkan bahwa kinerja sektor pariwisata di tahun sebelumnya telah memberikan kontribusi menggembirakan.
Ia memaparkan bahwa pada tahun 2024, target retribusi wisata yang ditetapkan sebesar Rp700 juta berhasil dilampaui, dengan realisasi mencapai Rp886 juta.
"Kami melihat adanya tren positif pada destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah, sehingga kami yakin target PAD tahun ini akan tercapai,'' ujarnya.
Namun demikian, ia menyadari pentingnya inovasi-inovasi kreatif lainnya untuk terus meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan wisatawan.
Nurusanto menjelaskan bahwa Pemandian Alam Banyubiru masih menjadi kontributor utama dalam perolehan retribusi wisata daerah.
"Dominasi pendapatan dari retribusi wisata saat ini masih dipegang oleh Pemandian Alam Banyubiru. Hal ini disebabkan oleh beragamnya fasilitas dan daya tarik di sana yang dikenakan retribusi," terangnya.
Sementara itu, dua destinasi lainnya, yaitu Danau Ranu Grati dan Gerbang Wisata Baledono, secara kolektif menyumbangkan pendapatan sebesar Rp100 juta.
Capaian positif pada tahun 2024 ini menjadi modal berharga bagi Pemkab Pasuruan untuk menetapkan target yang lebih tinggi di tahun 2025. Target penerimaan retribusi wisata tahun ini ditingkatkan sebesar 10 persen, menjadi Rp770 juta.
Menanggapi tren positif ini, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Misto Leo Faisal, memberikan apresiasi sekaligus dorongan kepada Dinas Pariwisata. Ia menekankan pentingnya pengelolaan destinasi wisata yang lebih kreatif dan inovatif.
"Pengelolaan yang baik akan menciptakan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan, sehingga mereka akan menjadi pengunjung setia," kata Misto Leo Faisal.
Ia juga menambahkan, dengan pengelolaan yang efektif, pendapatan yang diperoleh dari sektor pariwisata berpotensi jauh melampaui biaya pemeliharaan rutin, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan bagi PAD.
Dengan tren pertumbuhan yang menjanjikan dan berbagai upaya pengembangan yang terus dilakukan, sektor pariwisata Kabupaten Pasuruan diharapkan akan terus menjadi pilar penting dalam menopang Pendapatan Asli Daerah dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.