Bulan Ramadan, Harga Daging Ayam dan Sapi di Pasar Jombang Naik

Pedagang daging di pasar citra niaga (PCN) Jombang
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Memasuki bulan suci ramadan 1445 hijriah, harga daging ayam dan sapi di pasar tradisional di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai naik.

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

Untuk harga daging ayam, kenaikan terjadi selama 10 hari terakhir sebelum memasuki bulan Ramadan. 

Sebelumnya, harga 1 kilogram daging ayam, masih di harga Rp34.000 per kilogramnya. Kini harga tersebut mengalami kenaikan secara terus-menerus hingga mencapai angka Rp40.000 per kilogramnya.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

"Sekarang harganya sekilo Rp40.000, sebelumnya harga sekilo daging ayam Rp34.000," kata Saropah (56 tahun) pedagang daging ayam di pasar PCN, Selasa, 12 Maret 2024.

Ia mengaku selain dikarenakan saat ini sudah memasuki bulan Ramadan, kini harga kebutuhan bahan pokok memang, rata-rata sedang mengalami kenaikan.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

"Penyebabnya selain puasa ramadan ya, sekarang semua (bahan pokok) memang naik semuanya," ujarnya.

Ia pun menjelaskan, bahwa kenaikan harga ini terjadi sebelum memasuki bulan suci ramadan. Ia pun mengaku harga daging ayam belum sama sekali menunjukkan penurunan, justru malah mengalami kenaikan.

Kondisi ini juga mempengaruhi hasil penjualannya. Lantaran harga yang naik terus itu, membuat daya beli masyarakat menurun. Ia pun juga memilih mengurangi stok jualannya.

"Ya naiknya udah 10 hari yang lalu. Gak pernah turun, malah naik terus harganya. Ya pengaruh ke peminat (konsumen), yang bisa beli ya beli, yang ndak bisa ya gak beli. Ya stoknya juga saya kurangi," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Yantini (59 tahun) pedagang daging sapi di PCN (Pasar Legi). Menurutnya, harga daging sapi dengan kualitas terbaik sejak hari ini mengalami kenaikan harga.

Dimana, harga daging sapi per kilogramnya kemarin, masih diangka Rp100.000. Namun, memasuki bulan suci ramadan mulai hari ini, harga daging sapi naik Rp10.000 per kilogramnya.

"Sekarang harganya Rp110.000, per kilogramnya yang super. Ya naik mulai hari ini. Sebelumnya harganya Rp100.000, per kilogramnya," kata Yantini.

Ia menegaskan penyebab naiknya harga daging sapi dikarenakan saat ini sudah memasuki bulan suci ramadan. 

Selain itu pihaknya menyebut, bahwa kemarin daging sapi sepi peminat lantaran cuaca juga menyebabkan warga enggan ke pasar.

"Ya ini kan mulai puasa, jadinya ya naik harganya. Ya kemarin-kemarin gak laku e. Hujan e terus-menerus jadi gak ada orang beli, jadi susah pedagang," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mulyanto (49 tahun) pedagang daging sapi di PCN. Di lapak jualannya, Mulyanto mengaku menjual daging sapi kualitas terbaik dengan harga Rp120.000 per kilogramnya.

"Jualnya harga Rp110.000 sampai Rp120.000 per kilogramnya. Sebelumnya Rp105.000 per kilogramnya, itu sejak dua hari kemarin naiknya," tuturnya.

Kondisi ini diakui mempengaruhi daya beli masyarakat. "Ya sedikit mempengaruhi minta pembeli ya, agak turun pembelinya," katanya.

Terpisah, Yati (40 tahun) pembeli daging sapi di PCN Jombang berharap agar harga daging bisa kembali normal seperti hari biasa.

"Ya ini naik kan karena momen puasa sama lebaran. Tapi ya kalau bisa ya stabil harganya kayak hari biasa," ujarnya.