Momen Pilkada, Ketua PCNU Jombang Didekati para Calon yang Berkompetisi

Ketua PCNU Jombang, Gus Fahmi.
Sumber :
  • VIVA Malang (Elok Apriyanto/Jombang)

"Jadi seperti saya ini misalnya, kalau menjadi tim sukses ya harus berhenti. Dan itu berlaku untuk semuanya, kemarin dari PBNU, tim sukses capres-cawapres, itu mereka dinonaktifkan semuanya," kata Gus Salman.

"Dan menurut saya etika politiknya memang harus gitu, kalau menurut saya. Sehingga itu yang menyebabkan NU pecah, karena semua terbelah ada yang ke sana dan ada yang ke sini, nah kalau pengurusnya ada yang ke sana dan ke sini, kemudian menarik organisasi ke sana dan ke sini, justru itu yang lebih berbahaya menurut saya," ujarnya.

Ia pun menyarankan agar para pengurus NU di Jombang, untuk berdiam diri, dan mendoakan agar pilkada berjalan lancar. "Lebih baik pengurus itu diam, mendoakan saja," tuturnya.

Saat ditanya apakah sejauh ini sudah ada pengurus yang izin mengundurkan diri dari jabatan pengurus, atau tidak. Pihaknya mengaku belum ada pengurus yang melakukan hal itu.

"Sampai saat ini, PCNU Jombang tidak ada yang mengajukan izin, untuk menjadi tim sukses, jadi belum ada yang mengajukan izin," katanya.

Meski demikian ia mengaku tidak ada mekanisme tersendiri dalam hal itu, namun alangkah baiknya bila pengurus PCNU itu mengundurkan diri bila ingin menjadi tim sukses pasangan cabup-cawabup.

"Memang tidak ada mekanisme, menjadi tim sukses, ya sebenarnya tinggal milih saja, harus menanggalkan jabatannya atau tetap menjadi pengurus. Ya memang harus milih jadi mundur atau menjadi tim sukses," ujarnya.