Diduga Akibat Konsleting Listrik, Sebuah Gudang Plastik di Jombang Terbakar

Api yang melahap gudang plastik di Sumobit
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Malang, VIVA – Sebuah tempat usaha penggilingan plastik di Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ludes terbakar.

Diduga api berasal dari konsleting arus listrik pada salah satu mesin pengolahan plastik di dalam gudang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas menjelaskan, peristiwa kebakaran tempat usaha milik Syahril Nanda Subagyo (40) terjadi pada Kamis, 1 Mei 2025, dini hari.

"Kebakaran tempat usaha penggilingan plastik milik Syahril warga Dusun Krajan, Desa Curahmalang itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB," kata Wiku.

Wiku menyebut tempat penggilingan plastik seluas 3.000 meter persegi itu terbakar usai salah satu mesin di dalam bangunan mengalami konsleting. 

"Diduga api berasal dari konsleting listrik dari kabel instalasi mesin giling," ujarnya.

Akibat peristiwa itu, pemilik tempat usaha mengalami kerugian ratusan juta rupiah. "Kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta," tuturnya.

Saat ditanya bagaimana peristiwa kebakaran itu terjadi, Wiku menjelaskan pada pukul 04.30 WIB, seorang warga melihat kobaran api yang sudah membesar di tempat penggilingan plastik milik korban.

"Setelah itu warga berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana namun, api tak kunjung padam," katanya.

Mendapati hal itu, sambung Wiku, warga selanjutnya melaporkan kejadian kebakaran ke Call Center 112 dan diteruskan pada Pos Damkar Jombang.

"Mendapat laporan warga, sekitar pukul 04.42 WIB, posa damkar Jombang memberangkatkan 1 unit fire pumper truk dan 1 unit fire supply truk," ujarnya.

Setibanya di lokasi, anggota damkar selanjutnya melakukan upaya pemadaman dan pembasahan. "Sekitar pukul 08.00 WIB, api baru berhasil dipadamkan," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

"Saksi pertama, M As'ad (47 tahun), melihat kepulan asap dari gudang pelet plastik dan langsung melaporkan ke pemilik," katanya.

Ia menegaskan warga setempat bersama BPBD Jombang berupaya memadamkan api sebelum tim kepolisian tiba. "Korban menyampaikan bahwa gudang tidak diasuransikan," ujarnya.

Kini, sambung Tejo, Polisi tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna menemukan penyebab utama terjadinya kebakaran. "Penyebabnya masih kita selidiki," tuturnya.