Ada Toko Beras SPHP, Pedagang Beras di Pasar Jombang Justru Cemas

Toko beras SPHP di pasar Pon Jombang.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

"Ya lebih bagus yang serang (medium) mas, kalau dari segi rasa ya. Kalau beras SPHP itu kan keras, buat lontong, buat nasi goreng itu cocok. Kalau buat warung itu kan yang medium itu," ujarnya.

"Beras SPHP ini kan gak hanya dari satu negara ya. Ada Pakistan, ada dari Thailand, dan dari Vietnam. Kalau yang di penggilingan kan dari petani lokal," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Iwan (45 tahun) pedagang beras di pasar Pon Jombang. Menurut Iwan, keberadaan tolo beras SPHP memang mempengaruhi penjualan beras medium.

Ia mengaku bila beras SPHP di toko datang banyak, maka yang akan habis terjual lebih dahulu dibeli konsumen adalah beras SPHP.

"Kalau yang datang beras SPHP 7 kwintal, ya yang habis dulu beras SPHP. Karena yang diserbu kan yang murah. Jadi kalau beras yang diluar SPHP ya gak bisa (laku habis)," kata Iwan.

"Jadi mereka itu condongnya ngambi beras yang murah dulu, kalau SPHP habis dalam dua sampai tiga hari, baru mereka beli kembali ke medium," ujarnya.

Ia pun menjelaskan bahwa beras SPHP memang secara kualitas berbeda dengan beras medium yang ada di penggilingan petani lokal. Terutama dari segi rasa.