Kronologis Siswa Terlempar Kayu Hingga Terancam Buta di Jombang

Kekerasan pada anak.
Sumber :
  • www.onvsoff.com

"Karena memang tidak ada guru, tadi ya. Jadi anak-anak yang memapah, ke UKS. Dan UKS nya, berada di sebelah ruangan saya (ruang Kepsek)," ujar Ike. 

Sesampainya di UKS, yang tampak pada korban, memang terdapat luka di bawah kelopak mata korban. Dan akhirnya guru memberi pertolongan pertama dengan memberikan obat anti luka.

"Yang tampak memang ada luka luar, dibawah mata. Dan guru memberikan pertolongan pertama, diberikan Betadine. Kemudian anak ini juga ditenangkan. Dipijat pakai minyak kayu putih. Bahkan sempat disuapain, makan siang," ujar Ike. 

Ia menegaskan, setelah jam pulang sekolah, korban pun pulang ke rumah. Namun, ia mendapat kabar dari orang tua korban bahwa setelah pulang ke rumah, korban masih mengeluhkan rasa sakit pada bagian matanya.

"Setelah pulang, saya taunya dapat kabar dari ayahnya, bahwa ananda yang sudah dibawa pulang ternyata masih sakit matanya. Dan dibawa ke IGD RSUD Jombang," kata Ike.

Sementara itu, Erna Widyawati (43 tahun) orang tua korban menyebut, usai pulang dari sekolah, anaknya tidak langsung dibawa pulang namun langsung dilarikan ke IGD RSUD. Dengan masih menggunakan seragam sekolah.

Hal ini dilakukan, lantaran korban sudah tak sanggup menahan sakit mata, yang dialaminya usai terkena lemparan kayu, dari teman sekelasnya.