Jelang Musim Hujan Pemkot Batu Mulai Normalisasi Sungai

Gerakan bersih sungai di Sungai Lesti.
Sumber :
  • Viva Malang/Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir menjelang musim penghujan.

Seperti yang dilakukan di Sungai Lesti, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Selasa, 10 Oktober 2023. Terlebih Sungai Lesti diketahui banyak timbunan sampah serta pendangkalan, dikhawatirkan jika musim hujan datang bisa mengakibatkan banjir. 

Dalam kegiatan ini, DPUPR Kota Batu tak sendiri. Mereka dibantu oleh masyarakat setempat, Poltekad, Komunitas Sabers Pungli, Damkar, dan lainnya.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai berkeinginan gerakan ini bisa meningkat kesadaran dan kepedulian pentingnya menjaga kebersihan utamanya sungai dari pencemaran serta mencegah bencana banjir.

"Semoga di usia Kota Batu yang ke-22 ini, gerakan bersih-bersih lingkungan sungai dan jalan terus lebih intensif menyambut target kunjungan 10 juta wisatawan dan mencegah bencana hidrometrologi di tahun 2023-2024," katanya.

Pasalnya segala langkah dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah instansi vertikal maupun relawan harus didukung oleh masyarakat yang sadar dan paham untuk mengolah dan memilah sampah dari rumahnya.

"Kemudian di sambung dengan kesadaran wisatawan untuk membuang sampah pada tempatnya kita optimis, KWB pasti bisa. Untuk mewujudkan itu butuh peran semua pihak," tuturnya.

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengembalikan kapasitas saluran air sungai seperti semula. Tujuannya mengantisipasi luapan air sungai saat terjadi hujan deras yang bisa mengakibatkan banjir.

"Jangan sampai air sungai meluap ketika kapasitasnya tak mampu menampung tingginya curah hujan yang diakibatkan pendangkalan dan timbunan sampah," katanya.

Selain itu, normalisasi merupakan bentuk tindaklanjut arahan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai agar semua pihak sadar dan bergerak terhadap kondisi lingkungan salah satunya sungai.

"Agenda kedepan kami akan menggelar kerja bakti pembersihan sungai-sungai di tempat lainnya. Seperti yang selama ini sudah dicanangkan yakni dengan gerakan bersih-bersih kali," tuturnya.

Harapannya dengan kegiatan ini kesadaran masyarakat semakin meningkat dan bisa jadi contoh supaya tidak membuang sampah di saluran sungai.

"Karena sampah bisa menghalangi fungsi pintu-pintu sungai dan membuat air meluap," tuturnya.