Legislator Soroti Biaya Kereta Cepat Yang Membengkak

Legislator Soroti Biaya Kereta Cepat Yang Membengkak
Sumber :
  • Google/desuri.id

Sebab, menurut perhitungan Komisi VI DPR, proyek tersebut risiko kegagalannya cukup tinggi.

Bahkan, selaku anggota Komisi VI, Darmadi sudah mengingatkan Kementerian BUMN saat itu tentang bahayanya kegagalan proyek tersebut.

"Tapi kehendak berkata lain, Rini Soemarno selaku menteri BUMN saat itu dengan pongahnya mengabaikan saran dan masukan dari berbagai kalangan, termasuk DPR. Entah apa tujuan di balik kengototan Rini Soemarno itu," katanya.

Sejak awal proyek yang ditargetkan selesai tahun 2019 tersebut diestimasi hanya menelan biaya sebesar US$ 5,5 miliar.

Namun, dalam praktiknya proyek tersebut terus mengalami pembengkakan dari US$ 5,8 miliar meningkat lagi jadi US$ 6,07 miliar.

Kabar terbaru, proyek tersebut diperkirakan mengalami pembengkakan biaya mencapai US$ 1,176-1,9 miliar, menjadi maksimal US$ 7,97 miliar.

Hasil audit BPKP biaya pembengkakan berada di angka US$ 1,176 miliar.