Ratusan Pencinta Alam Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 100 Meter di Jombang

Kirap bendera merah putih sepanjang 100 meter.
Sumber :
  • Rony Suhartomo

Jombang, VIVA – Sedikitnya ada 700 komunitas pecinta alam dari berbagai daerah, melakukan upacara bendera dan tanam 100 bibit buah juwet di Dusun Mendiro, Desa Pangklungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis, 17 Agustus 2023, pagi.

Sebelum melaksanakan upacara bendera, pelajar, masyarakat dan ratusan aktivis pecinta alam mengirab bendera merah putih sepanjang 100 meter.

Ketua panitia pelaksana kegiatan Harianto, menjelaskan bendera merah putih sepanjang 100 meter itu dikirab sejauh 1,5 kilometer.

"Bendera sepanjang 100 meter itu dikirab dengan start mulai dari Dusun Ndampak hingga ke Bukit Matahari yang ada di Dusun Mendiro. Jaraknya sekitar satu setengah kilometer," kata Harianto.

Usai melakukan kirab bendera, sambung Harianto para peserta melanjutkan kegiatan upacara bendera yang dipimpin oleh Kabid Konservasi DLH Jombang, Lilik Purwati.

"Setelah kirab, langsung upacara bendera, yang dipimpin dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan dihadiri oleh tamu undangan dari instansi Kabupaten Jombang, serta masyarakat Desa Pangklungan," ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan kirab dan upacara bendera yang dihadiri aktivis pecinta alam ini juga melakukan penanaman 100 pohon juwet. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap alam sekitar.

"Tujuan kita menanam itu tadi untuk menumbuhkan rasa cinta kita pada alam, agar kita tetap bisa melestarikan alam kita. Yang kita ikut sertakan kegiatan hari ini, komunitas pecinta alam se-Jatim, dan kebanyakan dari Surabaya. Ada sekitar 700 orang," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan kirab dan upacara bendera yang diakhiri dengan kegiatan tanam pohon itu, bisa menanamkan rasa kepedulian terhadap lingkungan serta alam, pada generasi muda.

"Harapannya, dengan kegiatan ini, supaya bisa menumbuh kembangkan rasa cinta pada bangsa dan negara, serta menumbuh kembangkan rasa cinta pada alam kita, demi menjaga kelestarian makhluk yang ada di bumi," katanya.

Sementara itu, Kabid Konservasi DLH Jombang, Lilik Purwati menjelaskan kegiatan tanam pohon juwet yang didahului kirab dan upacara bendera merah putih itu, bertujuan untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat, sekaligus untuk menggerakkan masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan di momen kemerdekaan ini," tuturnya.

Selain itu, ia berharap kedepan, bukit Matahari yang ada di Dusun Mendiro, Desa Pangklungan itu, bisa menjadi tempat wisata baru di kawasan Wonosalam Jombang.

"Harapannya kita bisa jadikan tempat wisata. Paling tidak nanti di sini ada tanaman-tanaman produktif. Dan karena tanah yang kita tanami ini milik Desa, nantinya kita akan bekerjasama dengan pihak pemerintah Desa," kata Lilik.