Emak-emak di Jawa Timur Doa Bersama untuk Ganjar

Emak-emak di Jawa Timur Doa Bersama untuk Ganjar
Sumber :
  • Istimewa

MalangKoordinator Mak Ganjar Wilayah Jawa Timur, Hariza Parwa, mengajak masyarakat Sidotopo meningkatkan kepedulian bagi sesama sebangsa. Hal ini dilakukan dengan melakukan doa bersama mendoakan bangsa, khususnya dalam menentukan calon pemimpin masa depan, yakni Ganjar Pranowo.

Wabup Malang Didik Gatot Subroto Ambil Formulir ke DPC PDIP Batu, Besok Kris Dayanti

Hal tersebut disampaikan Hariza usai menyelenggarakan kegiatan doa bersama untuk Indonesia yang diinisiasi oleh Relawan Mak Ganjar Provinsi Jawa Timur dengan 1.000 warga di Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Hariza, meskipun basis dukungan Ganjar Pranowo sudah cukup kuat, dirinya masih meyakini pentingnya penguatan konsolidasi di wilayah tersebut. "Di sini memang fanatisme dukungan cukup kuat untuk Pak Ganjar. Tapi kita masih perlu melakukan konsolidasi karena kuncinya ada di sini untuk menjalarkan konsolidasi di daerah sekitar dengan jangkauan yang lebih luas," ungkapnya. 

Buka Program ESG, ISA Dukung Universitas Sanata Dharma dan Interlink

Hariza mengakui jika masyarakat di daerah Sidotopo sangat responsif selama melakukan persiapan kegiatan dan menggerakan masa. Hal tersebut dikarenakan sosok Pak Ganjar yang cukup dikenal bagi masyarakat sekitar.

"Responsnya sangat positif karena Pak Ganjar sendiri kan dikenal, semua bekerja sama mulai dari RT dan RW ditambah dengan kader ibu-ibu yang tersebar di setiap RT yang memang menunggu acara ini. Sebetulnya mereka berharap suatu saat Pak Ganjar bisa menemui mereka," tambahnya. 

Di Momen Halalbihalal BNPM Tegaskan Komitmen Bersinergi Dengan Pemerintah

Hariza berharap semangat kebersamaan dan gotong royong ini dapat terus dilakukan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Hariza mengungkapkan keyakinan dirinya mengenai potensi kemenangan Ganjar Pranowo di Jawa Timur. "Saya yakin 100%, kalo bisa sampai 1.000% karena Pak Ganjar memang calon yang terbaik dan memenuhi kriteria untuk saat ini," tegas Hariza.

Hariza pun menanggapi soal program Ganjar Pranowo di Jawa Tengah yang khususnya selama ini melibatkan ibu-ibu sebagai target pemberdayaan di masyarakat dengan berbagai macam program yang dilakukan selama ini.

Salah satunya dalam memudahkan akses permodalan, melalui BUMD maupun pihak swasta pun dilibatkan. Dengan menginisiasi Kredit Lapak, kredit plafon rendah yang memang dikususkan untuk ibu-ibu pedagang pasar tradisional dan ibu-ibu kreatif rumahan.

"Ini program yang baik dan harus didorong secara nasional. Apalagi ibu-ibu saat ini sudah semakin inovatif dan memiliki kemampuan untuk melakukan usahanya sendiri cuma mereka terkendala akses permodalan. Ini menjadi solusi untuk kedepannya," ungkapnya. 

Terakhir, Hariza mengungkapkan bahwa dirinya akan senantiasa melakukan  program yang terintegrasi dengan program Ganjar Pranowo di Jawa Tengah. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat di luar wilayah yang belum merasakan dampak program Ganjar, sedikitnya bisa dirasakan melalui Relawan Mak Ganjar. 

"Kita selalu mengadakan kegiatan canvasing untuk mendorong pertumbuhan ibu-ibu. Kedepannya, kegiatan seperti pemberian sembako dan akses permodalan menjadi bagian dari rencana program Mak Ganjar," katanya.