Dukung Program Presiden Prabowo, Jombang Launching 306 Kopdes Merah Putih

Bupati Jombang Warsubi bersama pengurus Kopdes
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur berhasil merampungkan pembentukan 306 Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

img_title 3 Pasar di Jombang Masih Sepi Pedagang, Bupati Belum Punya Langkah Kongkrit

Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi rakyat.

Peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilakukan secara serentak secara virtual oleh Presiden Prabowo, Senin 21 Juli 2025, kemarin dari Klaten, Jawa Tengah. 

img_title Diterjang Hujan dan Angin, Bangunan Pagar SDN di Jombang Ambruk

Acara tersebut diikuti seluruh kepala daerah di Indonesia, termasuk Bupati Jombang, Warsubi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meluncurkan kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Terima kasih,” kata Prabowo saat meresmikan program tersebut.

img_title Baveti Jombang Resmi Terbentuk, Siap Memasyarakatkan Olahraga Tenis di Kota Santri

Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar kemandirian ekonomi rakyat. Ia mengibaratkan koperasi seperti sapu lidi yang kuat jika bersatu.

“Orang lemah kalau bersatu, jadi kuat. Dari ekonomi lemah, menjadi ekonomi kuat. Itulah senjata bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, menyatakan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Jombang telah menyelesaikan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan Kopdeskel. Total ada 306 koperasi yang terbentuk di 302 desa dan 4 kelurahan.

“Alhamdulillah, Jombang tuntas 100 persen. Semua Kopdeskel sudah dilantik dan siap bekerja,” tuturnya.

Ia pun menjelaskan sebanyak 2.448 pengurus dan pengawas Kopdeskel Merah Putih di Jombang telah resmi dilantik pada Jumat 23 Mei 2025 di UPT Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Banjardowo.

Program Kopdes Merah Putih di Jombang diharapkan mampu memutus mata rantai rentenir, membuka akses permodalan bagi rakyat kecil, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan lapangan kerja baru di desa.

“Kami akan kelola koperasi ini dengan transparan, akuntabel, dan profesional demi kesejahteraan rakyat,” katanya.

Kementerian Koperasi menargetkan Kopdeskel berbasis digital dengan dukungan dari sejumlah BUMN strategis seperti Pupuk Indonesia, Pertamina, BRI, BNI, Mandiri, dan Bulog.

Dengan tuntasnya legalitas 306 Kopdeskel Merah Putih, Jombang siap menjadi salah satu daerah penggerak ekonomi akar rumput menuju Indonesia Emas 2045.