100 Hari Kerja Abah Warsubi: Mengayuh Asa Jombang Menuju Sejahtera

Program 100 hari kerja Bupati dan wakil bupati Jombang
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Di bawah langit cerah Taman Kebon Ratu Keplaksari, suara gamelan mengalun pelan, menyambut langkah-langkah kecil para siswa RA dan SD yang antusias memasuki Pendopo Kabupaten Jombang. 

img_title Pengurukan Lahan BPP Perak Jombang Dimulai, Dishub Matangkan Relokasi Terminal Barang

Hari itu, bukan sekadar seremoni. Hari itu menjadi saksi lahirnya mimpi besar, Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua.

Adalah Warsubi dan Salmanudin Yazid, dua pemimpin yang datang dengan semangat baru. 

img_title 3 Pasar di Jombang Masih Sepi Pedagang, Bupati Belum Punya Langkah Kongkrit

Dalam waktu 100 hari pertama pemerintahannya, mereka tidak sekadar menjanjikan perubahan, tetapi membuktikannya melalui delapan program prioritas bertajuk Asta Cita Warsa. 

Sebuah paket kerja nyata yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan menyasar hingga akar rumput.

img_title Diterjang Hujan dan Angin, Bangunan Pagar SDN di Jombang Ambruk

Salah satu program yang paling menyentuh publik adalah Gerakan Satu Pernikahan Satu Pohon. 

Di tengah semarak pesta pernikahan, setiap pasangan pengantin kini diajak untuk menanam pohon sebagai simbol harapan. "Ini bukan hanya program seremonial, ini perwujudan cinta terhadap bumi dan harapan bagi keluarga baru," kata Abah Bupati Warsubi.

Ia pun menjelaskan bahwa sebuah langkah kecil dengan dampak ekologis yang besar.

Sementara itu, tak semua perubahan harus monumental. Di Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, daerah yang selama ini tertinggal dalam hal konektivitas digital tiba-tiba saja warganya bisa menikmati akses internet gratis. 

"Seorang siswa SMP bernama Nisa tersenyum lebar saat bisa belajar daring tanpa harus naik ke atas pohon untuk sinyal. Sekarang belajar daring jadi mudah. Saya nggak perlu lagi nebeng WiFi tetangga," ujarnya.

Abah Bupati menyebut layanan internet ini tersedia di 366 titik dan digagas sebagai jembatan keadilan digital bagi seluruh rakyat Jombang. "Sebuah langkah nyata menuju literasi digital dan pemerataan informasi," tutur Abah.

Lebih lanjut ia mengatakan, infrastruktur juga jadi fokus utama. Melalui pembentukan Tim Mandor Jalan, perbaikan 124 ruas jalan sepanjang hampir 39 kilometer kini bukan lagi wacana. 

"Jalan Blimbing-Gudo dan Mojoagung-Mojoduwur bahkan sudah mengalami peningkatan signifikan," katanya.

Sementara itu, Tim Normalisasi Saluran menyisir 13 titik saluran dan sungai sepanjang 26 kilometer. "Kami ingin Jombang tidak lagi banjir saat musim hujan," ujar Abah Warsubi. Sebuah jawaban untuk kekhawatiran petani dan warga di dataran rendah.

Halaman Selanjutnya
img_title